Malvinas Mulai Memanas

Presiden Argentina Javier Milei.
Sumber :
  • X

VIVA - Presiden Argentina Javier Milei akan menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan yang menjalankan proyek minyak di Kepulauan Falkland / Malvinas, yang disengketakan dengan Inggris.

img_title Intip Peluang Beasiswa Penuh di Inggris bagi Calon Pemimpin di Bidang Maritim hingga Pengembangan Industri

"Saya akan menandatangani dekrit untuk mempercepat prosedur sanksi terhadap individu yang terlibat dalam proyek produksi minyak," katanya, seperti dikutip dari Sputnik, Jumat, 4 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Milei mengatakan proyek produksi minyak Nativas Petroleum diperkirakan mulai beroperasi dalam beberapa bulan mendatang. "Jika kita membiarkan hal ini terjadi, kita akan menciptakan insentif bagi pemerintah Inggris untuk semakin mengeksploitasi sumber daya kita," jelas dia.

img_title Luka yang Masih Membekas di Hati Lionel Messi

Milei menambahkan ada proyek dan perusahaan lain yang juga menimbulkan ancaman strategis terhadap kepentingan Argentina. "Hal ini memerlukan respons yang proporsional dari kita," paparnya.

Argentina dan Inggris telah lama berselisih mengenai kedaulatan atas kepulauan yang oleh Inggris disebut Kepulauan Falkland / Malvinas. Pada 1982, kedua negara terlibat perang selama beberapa pekan yang berakhir dengan kekalahan Argentina.

img_title Semua tentang Lionel Messi: Tangis, Kritik hingga Piala Dunia yang Jadi Pembeda

Pada Maret 2013, Kepulauan Falkland / Malvinas menggelar referendum mengenai status wilayah tersebut, 99,8 persen pemilih mendukung tetap menjadi wilayah seberang laut Inggris. Argentina tidak mengakui hasil referendum tersebut.

Sebelumnya, Inggris kembali menegaskan bahwa wilayah Kepulauan Falkland merupakan dan akan tetap menjadi Wilayah Seberang Laut Inggris, menjelang pernyataan Presiden Argentina Javier Milei mengenai kepulauan tersebut.

Dalam pernyataan kepada Anadolu Ajansi, Kementerian Luar Negeri Inggris menegaskan kembali bahwa sebagaimana disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri untuk urusan Parlemen Uma Kumaran, kepada parlemen pada Rabu, posisi Inggris mengenai Kepulauan Falkland “telah lama dan tidak berubah.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kepulauan tersebut merupakan dan akan tetap menjadi Wilayah Seberang Laut Inggris, sesuai dengan keinginan penduduk Kepulauan Falkland,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris. Ia menambahkan jika hak penduduk kepulauan untuk menentukan nasib sendiri merupakan hal yang utama.

Pernyataan itu muncul setelah Presiden Milei dalam unggahan di platform media sosial X, pada Selasa mengatakan bahwa ia akan menyampaikan pernyataan mengenai “klaim historis” Argentina atas Kepulauan Falkland dalam siaran nasional yang akan ditayangkan pada Kamis pukul 21.00 waktu setempat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut