DPR Tolak Pemakzulan Trump

Presiden AS Donald Trump.
Sumber :
  • REUTERS/Cheney Orr

Washington, VIVA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) menolak resolusi pemakzulan Presiden Donald Trump.

img_title Usai Putusan MA soal Suket Gibran, Ahmad Khozinudin Desak DPR Makzulkan Wapres

Sebanyak 232 anggota parlemen menentang resolusi pemakzulan Trump itu, sementara 147 anggota lainnya mendukung dan 47 anggota parlemen AS tidak memberikan suara alias abstain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Agustus lalu, anggota parlemen AS Al Green mengajukan rancangan resolusi yang menyerukan dimulainya proses pemakzulan.

img_title Wamendagri Wiyagus: Bonus Demografi Harus Lahirkan Kepemimpinan Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

Sebagaimana dilaporkan The Washington Times, politikus Partai Demokrat AS asal Texas itu menuding Trump telah mengubah lembaga penegak hukum imigrasi menjadi pasukan polisi paramiliter miliknya sendiri yang tidak bertanggung jawab kepada siapa pun.

Sebelumnya, Senin 14 September, para pemimpin Partai Demokrat di DPR AS akan menyatakan hadir tanpa memberikan suara setuju maupun tidak setuju atas mosi untuk menangguhkan resolusi pemakzulan Presiden Donald Trump.

img_title Jokowi Jadi Magnet PSI, Target Tiga Besar Dibidik untuk Pemilu 2029

Mereka beralasan upaya pemakzulan formal harus dilakukan setelah penyelidikan kongres dilakukan secara lebih luas. Pemberian suara hadir atau "present" berarti anggota parlemen secara resmi mengikuti pemungutan suara, tetapi dengan tidak memilih "ya" atau "tidak".

Trump pun berulang kali mengatakan akan menghadapi pemakzulan jika Partai Demokrat memenangkan pemilihan paruh waktu pada November mendatang dan menguasai Kongres AS. (Ant)

Terungkap, Motif ARM Laporkan Gibran ke Bareskrim Polri: Kami Orang Kampung, Menjerit Hati Kami

Suket Ijazah SMA Gibran Dinyatakan Tak Sah, Partai Politik di DPR Mulai Bereaksi

PKB akan menjadikan pputusan hukum MK dan MA soal ijazah Gibran sebagai dasar hukum dalam menentukan langkah politik. Parpol di DPR sudah jalin komunikasi

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut