PBB: AS Lakukan Kejahatan Perang di Iran

VIVA Militer: Ilustrasi perseteruan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran
Sumber :
  • WGBH

New York, VIVA – Misi Pencari Fakta Internasional Independen Dewan HAM PBB untuk Iran, dalam laporan yang dirilis Kamis menyimpulkan bahwa Amerika Serikat kemungkinan melakukan kejahatan perang dalam dua serangan awal terhadap Iran pada Februari.

img_title Perang AS-Iran Masuk Bulan Kesembilan, Vance Ungkap Syarat Damai soal Nuklir

Serangan pertama terjadi pada 28 Februari, ketika AS memulai serangan militernya terhadap Iran, menghantam sebuah sekolah di Distrik Minab, Iran selatan, dan menewaskan lebih dari 170 orang, sebagian besar anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Iran mengatakan serangan tersebut dilakukan menggunakan rudal Tomahawk.

img_title Jelang Pemilu AS, Israel Tingkatkan Kesiagaan Militer di Tengah Ancaman Iran

"Berdasarkan bukti yang tersedia, yang tidak mencakup tanggapan AS atas permintaan informasi dari Misi maupun pengungkapan penuh dan terbuka hasil penyelidikan internal AS, Misi menemukan alasan yang masuk akal untuk meyakini bahwa AS melakukan kejahatan perang berupa serangan tanpa pandang bulu," demikian laporan tersebut.

Misi tersebut mengatakan serangan itu mengakibatkan kematian atau cedera warga sipil serta kerusakan terhadap objek sipil.

img_title Trump Incar Target Baru di Iran, Mojtaba Khamenei Peringatkan AS Perang Bisa Lebih Panjang

Kesimpulan serupa juga disampaikan terkait serangan udara yang menargetkan kompleks olahraga dan kawasan permukiman di Lamerd dengan menggunakan rudal Precision Strike Missile.

Menurut laporan tersebut, kedua serangan di Lamerd menewaskan 178 orang, termasuk 120 anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataan terpisah, Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) mendesak AS dan Iran menghentikan pelanggaran serta kejahatan hak asasi manusia.

OHCHR juga meminta kedua negara memberikan jaminan untuk tidak melakukan pelanggaran serupa serta memberikan kompensasi kepada seluruh korban. (Ant)

Ilustrasi kapal di Selat Hormuz

Ledakan Terdengar di Iran saat Negosiasi dengan AS Berlangsung, Apa yang Terjadi di Selat Hormuz?

Ledakan terdengar di Pulau Qeshm dan Bandar Lengeh, Iran, pada 3 November 2026. Penyebab belum diketahui di tengah ketegangan Selat Hormuz. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut