Paris Semakin Mencekam, WNI Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
- ANTARA
Jakarta, VIVA – Gelombang protes di Paris, Prancis semakin mencekam. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris, Prancis, mengimbau masyarakat Indonesia di Prancis untuk semakin meningkatkan kewaspadaan.
“KBRI Paris telah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI di wilayah kerja agar senantiasa berhati-hati dan mencermati perkembangan situasi keamanan,” kata Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah di Jakarta, Minggu.
Meski tidak terdapat WNI dalam demonstrasi, KBRI Paris mengimbau agar masyarakat Indonesia di Paris memantau informasi resmi dari otoritas setempat dan menghindari kerumunan demonstrasi.
Para WNI di Prancis juga diimbau dapat menyesuaikan rencana perjalanan apabila menghadapi penutupan jalan atau pengalihan rute, kata Heni.
Dalam kondisi darurat, WNI di wilayah akreditasi KBRI Paris dapat menghubungi KBRI melalui hotline +33-6-2112-2109, demikian Direktur Pelindungan WNI Kemlu.
Sebelumnya, aksi protes besar-besaran dilakukan siswa SMA di berbagai kota di Prancis sejak pertengahan September lalu. Mereka menuntut tambahan dana pendidikan serta perbaikan kondisi belajar, jumlah staf pengajar, dan mekanisme seleksi masuk universitas.
Para siswa melakukan blokade ke berbagai sekolah dan universitas dalam aksinya. Dalam beberapa kasus, unjuk rasa berubah menjadi kerusuhan.
Sementara itu per Kamis (15/10), 1.260 orang telah ditangkap di wilayah metropolitan Paris sejak dimulainya aksi protes pelajar, dengan 86 persen di antaranya merupakan anak di bawah umur.