Cina Akui Lalai Atas Kasus Melamin

VIVAnews - Pemerintah Cina mengaku bertanggung jawab atas skandal susu tercemar yang mengakibatkan ribuan balita sakit. Cina juga bertanggung jawab atas tewasnya empat balita akibat kasus ini.

Dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan Science Magazine, Perdana Menteri Cina Wen Jiabao mengatakan pemerintah sangat menyesal atas krisis yang menyentak masyarakat dunia ini.

Wen juga mengaku bertanggung jawab atas impor produk susu bermelamin dari Cina ke sejumlah negara di dunia. Wen menyatakan negara telah lalai melakukan pengawasan. "Kami merasa bertanggung jawab meski masalah terjadi di perusahaan," ujar Wen.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Wen telah memberlakukan standar ketat untuk mengkaji kadar melamin. "Makanan, seluruh makanan, harus sesuai dengan standar internasional," ujarnya.

Sebanyak lima ribu petugas telah diperintahkan untuk melakukan pengawasan 24 jam pada industri makanan dan minuman. "Kami akan menangani serius kasus ini dan akan menjadikannya pelajaran," ujarnya.

Pernyataan Wen yang mengaku bertanggung jawab atas skandal susu tercemar ini patut diapresiasi mengingat hal semacam ini sangat jarang dilakukan pemimpin Cina. Sebelumnya Wen juga mendapat banyak pujian saat mengunjungi sejumlah korban gempa di Sichuan Mei lalu.

img_title Gaya Berpakaian Natasha Wilona Jadi Sorotan, Dinilai Kurang Stylish
Gunung Lokon di Kota Tomohon.

Gunung Lokon Berstatus Waspada, Ada Ancaman Gas Beracun hingga Erupsi Mendadak

ESDM mencatat aktivitas Gunung Lokon didominasi gempa vulkanik dangkal pada 1–15 Oktober 2026. Statusnya Level II Waspada dengan potensi gas beracun dan erupsi freatik.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut