Bandara di Filipina Hancur Dihantam Topan Haiyan

Kota Tacloban di Filipina hancur dihantam topan.
Kota Tacloban di Filipina hancur dihantam topan.
Sumber :
  • REUTERS/Erik De Castro

VIVAnews – Kota Tacloban di pusat Provinsi Leyte, Filipina, menjadi kawasan yang paling parah terkena amukan topan Haiyan. Palang Merah Filipina memperkirakan lebih dari 1.000 orang tewas di wilayah pesisir itu ketika air bah menerjang seantero kota. Mayat-mayat mereka terlihat mengambang.

Ketua Tim Koordinasi Pengkajian Bencana PBB, Sebastian Rhodes Stampa, mengatakan kehancuran yang terjadi akibat topan Haiyan berskala besar. “Kali terakhir saya melihat sesuatu seperti ini adalah usai gempa bumi dan tsunami di Samudera Hindia pada tahun 2004,” kata dia seperti dikutip Reuters, 9 November 2013.

Bandara di Tacloban pun hancur saat air laut menyapu kota. Kaca-kaca di menara bandara pecah berkeping-keping, terminal bandara rusak merata, dan kendaraan-kendaraan di sekitar bandara terjungkir balik.

Manajer bandara, Efren Nagrama, mengatakan ketinggian air di bandara itu mencapai empat meter. “Seperti tsunami. Kami melarikan diri lewat jendela. Saya memegang tiang selama satu jam ketika hujan, angin, dan air laut menyapu seluruh bandara,” kata dia. Beberapa staf di bandara itu berpegang pada pohon. Mereka berdoa keras sepanjang waktu sampai air di bandara surut.

Juru bicara badan bencana nasional Filipina, Mayor Rey Balido, mengatakan hampir semua rumah di kota Tacloban rusak. “Kebanyakan rumah-rumah itu hancur sama sekali. Hanya tersisa beberapa yang masih berdiri,” kata.

Jaringan televisi lokal, ABS-CBN, menayangkan gambar penjarahan yang terjadi di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Tacloban. Warga terlihat mengambil apapun dari rak-rak barang kelontong.

Sekitar satu juta warga mengungsi ke pos-pos pengungsian di 37 provinsi yang tersebar di seluruh negeri. Presiden Filipina Benigno Aquino memperkirakan jumlah korban akan terus bertambah.