Ulil Abshar Abdalla Dilarang Masuk Malaysia
Minggu, 12 Oktober 2014 - 12:28 WIB
Sumber :
- VIVAnews/Anhar Rizki Affandi
VIVAnews - Malaysia melarang pemikir liberal muslim Indonesia, Ulil Abshar Abdalla, untuk mengunjung negeri Jiran. Pada Rabu pekan depan, Ulil dijadwalkan berbicara dalam konferensi tentang liberalisme.Â
Pengumuman itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Malaysia, Datuk Seri Zahid Hamidi, dilansir New Strait Times, Minggu, 12 Oktober 2014.Â
Datuk Seri Zahid mengatakan larangan dilakukan karena pemikir Jaringan Islam Liberal (JIL) itu dikhawatirkan bakal menyesatkan umat Islam Malaysia.Â
"Dia diundang oleh LSM lokal untuk berbicara tentang liberalisme, tapi pada saat yang sama kami menerima berbagai laporan dari orang-orang yang menolak gagasan liberalisme," ujar Zahid usai sebuah Seminar keamanan dan Ketertiban Umum. Â
Guna menangkal gerakan radikal, Zahid mengaku telah mengingatkan Departemen Imigrasi dan Kepolisian Malaysia untuk ekstra waspada dengan keluarnya 350 anggota Jamaah Islamiyah yang telah menyelesaikan hukuman di Indonesia pada tahun depan.Â
"Kami tidak ingin orang dari mereka memulai sebuah gerakan radikal di negara kami. Apa yang mereka lakukan jelas tak islami dan bertentangan dengan ajaran Islam," ujar Zahid.Â
Zahid menginginkan pihak keamanan dan imigrasi Malaysia menjalin komunikasi dengan lembaga yang sama di Indonesia, untuk mencegah gerakan radikal masuk ke Malaysia.
"Saya ingin kepolisian dan departemen imigrasi agar bekerja sama dengan mitra lembaga di Indonesia. Kami melihat kehadiran mereka di sini sebagai ancaman terhadap kedaulatan kami," ucap dia.
Prabowo Didesak Tetapkan Karhutla Bencana Nasional, DPR: Faktanya Malah Sudah Internasional
DPR mendesak Presiden Prabowo menetapkan karhutla sebagai bencana nasional setelah berbulan-bulan mengganggu kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi warga.
VIVA.co.id
12 Oktober 2026