Gempar, Anak-anak ISIS Latihan Perang dengan Senapan AK47

Anak-anak ISIS di Khazakstan berlatih militer dengan AK47.
Sumber :
  • Foto: Al-Hayat Media Center

VIVAnews - Kelompok militan ISIS kembali menggemparkan jagat maya dengan video yang baru saja diunggahnya ke laman Youtube. Mereka mengunggah video yang menggambarkan puluhan anak-anak Kazakhstan, tengah dilatih secara militer dengan senapan serbu AK-47.

Dilaporkan Daily Mail, Minggu 23 November 2014, video berjudul "Race Toward Good" yang berdurasi dua menit 15 detik itu diproduksi oleh kelompok dari Al-Hayat Media Center. Aktivitas di dalam video terlihat kentara, lantaran dibuat dengan kualitas tinggi.

"Coba lihat saudara terbaru kami dari tanah Kazakhstan. Mereka memiliki resistensi tinggi menanggapi agresi tentara Salib dan melatih anak-anak mereka, agar tahu betul bagaimana cara yang benar kembali kepada Allah," sebut narasi dalam video tersebut.

Sementara itu, salah seorang pejuang Kazakhstan mengatakan, pihaknya melakukan pelatihan ini sebagai langkah untuk mempersiapkan diri mereka melawan orang-orang kafir (non-Muslim) dan mushrikin (musyrik) yang menyebarkan kekufuran.

"Kami juga berperang untuk melawan berbagai tindakan tawaghit (berdosa) dalam segala bentuk yang dihadirkan kaum kafir dan mushrikin," sebutnya.

img_title Jennifer Coppen Murka Bisnis Donatnya Dihina Netizen Malaysia, Singgung Nasib Karyawan

The video shows the children learning how to read and write in a classroom before military training 

Dalam video propaganda itu, terlihat jelas para anak-anak yang dilatih "menikmati" aktivitas tersebut. Di sela-sela latihan, mereka kerap berteriak "Allah Maha Besar".

Bicara materi latihan, anak-anak yang kebanyakan berjenis kelamin laki-laki juga diajarkan bagaimana cara membaca dan menulis seperti halnya sekolah pada umumnya. Selain itu, mereka juga diajari bagaimana cara menafsirkan Alquran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

It is shows the young boys developing their hand-to-hand combat skills in the classroom 

Sedangkan materi kemiliteran, mereka diajarkan bagaimana menjadi penembak jitu, alias sniper dengan senjata canggih, termasuk berkelahi dengan teknik, dan materi taktik infanteri lainnya.

"Mereka akan terus berlatih baik secara fisik dan militer sampai mereka benar-benar siap di pertempuran. Dengan izin Allah, mereka akan menjadi generasi penerus kami. Mereka adalah orang-orang yang akan mengguncang bumi dan menyebarkan agama kami ke seluruh penjuru bumi," sebut salah seorang pejuang ISIS di Khazakstan.

Suara lantang anak

Tak kalah gentar dengan para seniornya, salah seorang anak yang dilatih mengaku senang mendapatkan ilmu yang memang menjadi kesukaannya. Dalam sebuah wawancara, Abdullah -nama anak itu-, menyatakan dirinya siap mati demi apa yang diyakininya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Aktivitas Gunung Dukono Meningkat, Dua Letusan Terjadi dalam Selang 42 Menit
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut