Kasus Microchepali Meningkat Lagi di Brasil

Juan Pedro, 2 bulan, seorang bayi di Brasil yang terlahir dengan kondisi microcephalus.
Sumber :
  • REUTERS/Nacho Doce.

VIVA.co.id – Jumlah kasus microcephaly pada bayi baru lahir di Brasil, meningkat dari 4.863 ke 4.976 kasus. Microcephaly adalah kondisi dimana seorang bayi lahir dalam keadaan kepalanya mengecil.

img_title Virus Zika, Satu Kali Mutasi Bisa Meledak Jadi Wabah

Dilansir dari laman Sputnik, Jumat, 11 Maret 2016, kasus microcephaly yang terkait dengan Virus Zika juga meningkat 100 kasus menjadi total 745 kasus. Lebih dari setengah wilayah Brasil kini sudah terjangkit dengan Virus Zika dengan lebih dari 80 persen diantaranya terdaftar sebagai kasus kesehatan karena Virus Zika di bagian Timur negara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Virus Zika mempengaruhi makhluk hidup mamalia terutama manusia dan monyet yang disebabkan dan disebarkan oleh nyamuk yang membawa virus berbahaya itu. Kasus Zika yang disebabkan karena transfusi darah dan hubungan seksual juga telah banyak dilaporkan.

img_title COVID-19 Belum Usai, WHO Umumkan Ancaman Pandemi Berikutnya

Virus Zika tidak menyebabkan sebuah komplikasi serius bagi kaum dewasa, namun virus itu bisa menyebabkan kerusakan otak seperti microcephaly pada bayi yang baru lahir. Hingga saat ini belum ditemukan adanya obat atau vaksin yang bisa menyembuhkan Virus ZIka. Pemerintah dan warga setempat hanya bisa melakukan kontrol sebagai upaya pencegahan. (ren)

Ilustrasi nyamuk.

CDC AS Keluarkan Travel Health Notice Level 2 untuk Bali, Wisatawan Diminta Waspadai Zika

Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, baru-baru ini mengeluarkan Travel Health Notice Level 2 (tingkatkan kewaspadaan) bagi pelancong ke Bali

img_title
VIVA.co.id
22 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut