Pendukung ISIS Dukung Ledakan di Brussels

Bandara Zaventem, Brussels, Belgia pascaledakan bom
Sumber :
  • Reuters/Francois Lenoir

VIVA.co.id – Pendukung ISIS menyampaikan pernyataan dukungan atas ledakan yang terjadi di Brussels, Belgia. Dikutip dari Reuters, pendukung ini mengatakan, mereka memiliki ribuan cara untuk memaksa kelompok anti Islam berhenti membunuh Muslim.

img_title Pernyataan Berkelas Luis de la Fuente Usai Spanyol ke Semifinal, Prancis Langsung Dapat Peringatan

"The State (negara Islam), akan memaksa Anda ribuan kali untuk mengevaluasi kembali cara Anda sebelum berani membunuh Muslim lagi. Juga untuk membuat Anda tahu, umat Islam kini memiliki sebuah kekuatan untuk membela mereka," kata salah seorang pendukung, menulis di akun Twitternya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, jaksa agung Belgia mengonfirmasi kemungkinan ledakan dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri. Pernyataan tersebut disampaikan oleh jaksa agung saat konferensi pers di Brussels.

img_title Kiper Manchester United Bikin Blunder yang Buat Belgia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Courtois Malah Bilang Begini

"Pagi ini, ada dua ledakan yang terjadi di area keberangkatan Zaventem, bandara internasional Brussels. Salah satu dari ledakan itu mungkin disebabkan oleh bom bunuh diri. Sekitar satu setengah jam kemudian, ledakan juga terjadi di Maelbeek (stasiun metro)," ujar Jaksa Agung Frederic Van Leeuw, seperti dikutip dari Reuters, Selasa, 22 Maret 2016.

Menurut kantor berita publik Belgia, RTBF, hingga saat ini sudah 15 orang yang dilaporkan tewas akibat ledakan tersebut. Korban luka-luka sudah mencapai 55 orang, 10 orang di antaranya berada dalam kondisi kritis.

img_title Real Madrid Ketiban Sial usai Spanyol Gilas Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026, Begini Kondisi Thibaut Courtois

Laporan : Dinia Adrianjara

Bendera Uni Eropa.

Belgia Pilih Jalur Berbeda dengan Uni Eropa soal Aset Rusia

Menteri Luar Negeri Belgia Maxime Prevot menentang penggunaan aset Rusia yang dibekukan untuk membiayai Ukraina, dengan mengatakan masih adanya risiko terkait hal itu.

img_title
VIVA.co.id
28 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut