Bandara Brussels Kembali Dibuka Paska Ledakan Bom

Asap hitam terlihat di bandara Brussels Belgia
Sumber :
  • REUTERS/Peter van Rossum via Reuters TV

VIVA.co.id – Bandara di Brussels, Belgia, segera kembali dibuka dengan sistem kontrol keamanan yang baru. Hal ini diputuskan 12 hari setelah terjadinya insiden ledakan bom di bandara dan stasiun metro kota tersebut.

img_title Pernyataan Berkelas Luis de la Fuente Usai Spanyol ke Semifinal, Prancis Langsung Dapat Peringatan

Seperti yang dilansir BBC, Minggu 3 April 2016, otoritas menginformasikan, tiga maskapai penerbangan asal Brussels siap untuk melakukan penerbangan ke Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bandara Zaventem menutup fasilitas mereka secara total paska terjadinya serangan teroris yang diklaim dilakukan kelompok militan ISIS. Serangan bom itu kemudian menewaskan setidaknya 32 orang di tempat dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

img_title Kiper Manchester United Bikin Blunder yang Buat Belgia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Courtois Malah Bilang Begini

"Sejak Minggu pagi, seharusnya sebagian penerbangan bandara sudah beroperasi. Saya berharap bisa mendapatkan otorirasi untuk membuka bandara," kata petugas eksekutif Bandara Zaventem, Arnaud Feist.

Disampaikan, penerbangan pertama diperkirakan akan berjalan siang ini ke kota Faro di Portugis dan lainnya ke Athena di Yunani dan Turin di Italia. Para penumpang hanya bisa datang ke bandara menggunakan kendaraan pribadi atau taksi karena terminal dan stasiun masih ditutup.

img_title Real Madrid Ketiban Sial usai Spanyol Gilas Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026, Begini Kondisi Thibaut Courtois

Beberapa aturan baru yang akan dilakukan adalah pemeriksaan kendaraan dan penumpang saat masuk jalan akses menuju bandara. Pemeriksaan kembali dilakukan saat melewati pintu masuk keberangkatan. Mereka yang bukan penumpang tidak dapat masuk kawasan. Pemeriksaan terakhir dilakukan saat menuju gerbang keberangkatan. (ren)

Bendera Uni Eropa.

Belgia Pilih Jalur Berbeda dengan Uni Eropa soal Aset Rusia

Menteri Luar Negeri Belgia Maxime Prevot menentang penggunaan aset Rusia yang dibekukan untuk membiayai Ukraina, dengan mengatakan masih adanya risiko terkait hal itu.

img_title
VIVA.co.id
28 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut