Alumni SMA Semesta Berupaya Pulangkan Handika dari Turki

Massa pendukung Erdogan berkumpul saat kudeta militer Turki.
Sumber :
  • REUTERS / Huseyin Aldemir

VIVA.co.id – Para alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Semesta Bilingual Boarding School Semarang, Jawa Tengah, melakukan segenap upaya pembebasan terhadap Handika Lintang Saputra (21), salah satu alumni yang ditahan pemerintah Turki.

img_title Terungkap! Alasan Bebas Bersyarat Mas Bechi Dicabut, Ada Dugaan Maladministrasi Libatkan 6 Petugas

Handika ditahan atas tuduhan turut terlibat dalam organisasi kudeta yang dilakukan  ulama Turki yang kini bermukim di Amerika Serikat, Fethullah Gulen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anehnya, penahanan dilakukan pemerintahan Recep Tayyip Erdogan sepekan sebelum kudeta militer di Turki meletus.

img_title Menteri Imipas Pastikan Pembebasan Bersyarat Indra Kenz Dicabut, Alasannya karena Proses Remisi Tak Benar

Namun, untuk terus menambah dukungan pembebasan, Organisasi Alumni SMA Bilingual Semesta Semarang (OASE) juga terus melakukan pertemuan untuk menentukan langkah-langkah yang harus dilakukan.

Husen Abdillah, salah satu anggota OASE, mengatakan, pertemuan antaralumni yang dilakukan hari ini telah menghasilkan kesepakatan.

img_title Kemen Imipas Minta Pembebasan Bersyarat Indra Kenz Ditarik Lagi, Alasannya Gegara Temuan di Lapas Cibinong

"Kami sudah bertemu dan berdiskusi  berbagai langkah. Hasilnya kami sepakat untuk menyewa pengacara di Turki," kata Husen, di Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 14 Agustus 2016.

Ia dan OASE bertekad untuk berupaya membebaskan Handika dan segera pulang ke Indonesia.

"Karena kami yakin Handika sama sekali tidak terlibat jaringan teroris seperti yang dituduhkan Presiden Erdogan," ungkapnya.

Tak hanya menyewa pengacara, Husen juga menuturkan pihaknya meminta bantuan Kementerian Luar Negeri Indonesia, dan tentu saja, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ankara, Turki, untuk memuluskan upaya pembebasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Handika Lintang Saputra alumni SMA Semesta angkatan 2013. Setelah lulus, ia mendapat beasiswa S1 dari Universitas Gaziantep Jurusan Matematika Murni lantaran beberapa kali juara Olimpiade Matematika di Turki.

Ia ditangkap aparat keamanan Turki pada 3 Juni 2016 bersama dua warga lokal karena diduga terlibat dalam kelompok Hizmet, pimpinan Fethullah Gulen, organisasi yang dilarang di sana.

Sarapan ala Turki.

Mengenal Kahvalti, Tradisi Sarapan Turki yang Bikin Orang Betah Berlama-lama di Meja Makan

Bayangkan sebuah meja sarapan yang dipenuhi roti hangat, keju, zaitun, sayuran segar, telur, dan aneka selai buah. Secangkir teh mengepul di antara hidangan.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut