Resto Prancis Tolak Layani Wanita Berjilbab

Ilustrasi.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Sebuah video yang merekam seorang pemilik restoran mengusir dua wanita berhijab, tengah ramai diperbincangkan di Prancis. Dalam video yang ramai dibagikan di media sosial ini, pria pemilik restoran mengusir kedua wanita dan mengatakan, "Islam adalah teroris dan semua orang Islam adalah teroris."

img_title Apa Itu Virus Shamonda yang Bikin Geger Prancis? Pasien Pertama yang Terinfeksi Meninggal Dunia

Insiden yang terjadi di restoran Le Cenacle, Tremblay-en-France, pada akhir pekan lalu ini memicu kemarahan dan protes besar. Ratusan orang datang berbondong-bondong dan melakukan aksi unjuk rasa di depan restoran tersebut. Karena terpojok, sang pemilik restoran pun meminta maaf.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataannya seperti dilansir BBC, 28 Agustus 2016,  ia mengaku melakukan tindakan di luar kendali lantaran temannya merupakan salah satu korban tewas akibat aksi terorisme di Prancis, November tahun lalu. Kemarahannya juga dipicu isu burkini yang kini tengah menjadi perbincangan di Prancis.

img_title 1.000 Orang Ditahan Imbas Unjuk Rasa di Prancis!

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pemerintahan Prancis Laurence Rossignol mengatakan telah meminta Dilcra, lembaga pemerintah anti-rasisme, untuk menyelidiki kasus yang sangat tidak bisa ditoleransi ini.

Organisasi anti-Islamophobia Prancis, CCIF mengatakan bahwa insiden ini merupakan yang ke sekian kalinya menimpa wanita berhijab. CCIF juga telah memberikan dukungan hukum dan psikologis kepada kedua wanita tersebut, dan mengimbau mereka untuk tidak melakukan protes.

img_title Prancis Kerahkan 70.000 Polisi Jelang Demo Besar Gelombang Kedua, Museum Ditutup
demonstrasi di Prancis

Prancis Minta Media Sosial TikTok hingga Instagram Diblokir Cegah Kerusuhan Lanjutan

Pemerintah Prancis dilaporkan telah meminta operator telekomunikasi untuk bersiap menangguhkan akses ke platform media sosial jika terjadi potensi kekerasan lanjutan.

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut