Korut Dikabarkan Hukum Mati Wakil Perdana Menterinya

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un
Sumber :
  • www.wsj.com

VIVA.co.id – Korea Selatan mengabarkan pemerintah Korea Utara telah mengeksekusi mati Wakil Perdana Menteri, dan menegur dua pejabat tinggi. Jika ini benar, maka ini adalah bagian dari langkah baru Pemimpin Korut, Kim Jong Un, untuk mendisiplinkan para bawahannya.

img_title Ramai! Kim Jong Un Dikabarkan Meninggal akibat Pendarahan Otak

Juru bicara Kementerian Unifikasi Korea Selatan, Jeong Joon-hee, mengatakan pemerintah telah mengonfirmasi terjadinya eksekusi atas Kim Yong Jil, seorang pejabat pendidikan. Ia mengatakan, pemerintah Korsel telah melakukan konfirmasi dari berbagai saluran untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut. Namun Joon-hee menolak memeberikan rincian lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang terhimpun, seorang pejabat pemerintah Korea Selatan mengatakan kepada Reuters, Rabu, 31 Agustus 2016, Wakil Perdana Menteri Kim Yong Jin dieksekusi hanya karena tidak menjaga postur tubuhnya agar tetap tegak di sebuah acara publik. Eksekusi yang dilakukan oleh regu tembak, berlangsung pada bulan Juli.

img_title Jembatan Baru China-Korut Dibuka, Persaingan Pengaruh dengan Rusia Jadi Sorotan

Menurut database pemerintah Korea Selatan mengenai pejabat penting di Korea Utara, Kim Yong Jin sebelumnya adalah Menteri Pendidikan, namun tahun 2012 ia dipromosikan menjadi Wakil Perdana Menteri.

Bukan sekali ini Korea Utara melakukan eksekusi pada pejabat tinggi mereka. Meski sulit terkonfirmasi,namun biasanya informasi tersebut akurat.

img_title Korea Utara Luncurkan 2 Proyektil Diduga Rudal Balistik ke Laut Jepang

(ren)

Ilustrasi hacker.

Serangan Siber Lumpuhkan Internet Korea Utara, Lebih dari 40 Situs Pemerintah Tak Bisa Diakses

Serangan siber diduga menyebabkan gangguan internet di Korea Utara pada pekan ini. Akibatnya, lebih dari 40 situs resmi pemerintah dilaporkan sempat tidak bisa diakses.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut