Niat Serang ISIS, AS Malah Bombardir Pasukan Suriah

warga suriah menjadi korban serangan rusia
Sumber :
  • REUTERS/Khalil Ashawi

VIVA.co.id – Pasukan sekutu pimpinan Amerika Serikat melakukan penyerangan dengan membombardir sebuah pangkalan militer di Suriah. Atas serangan yang dilancarkan Sabtu 17 September 2016 itu, dilaporkan 80 tentara Suriah gugur.

img_title Eks Capres AS Akui Washington Kalah dari Iran Meski Punya Militer Terkuat di Dunia

Dilansir Reuters, Minggu, 18 September 2016, Amerika dan sekutunya melakukan serangan melalui udara di sekitar Bandara Deir Ezzor. The Syrian Observatory for Human Rights, sebuah kelompok pemantau yang berbasis di Inggris juga membenarkan serangan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelompok pemantau itu juga menyampaikan bila di saat bersamaan pesawat jet Rusia juga dikabarkan menjatuhkan bom di lokasi yang sama.

img_title Dua Pesawat Militer AS Mendarat Darurat di Bandara Komodo Labuan Bajo, Dikawal TNI AU

Sementara itu militer Suriah seperti dikutip USA Today menyatakan, pesawat pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat telah menyerang sebuah pangkalan militer mereka. Serangan itu dikatakan militer Suriah sebagai sesuatu yang serius dan sebuah agresi terang-terangan.

Mereka pun menuding AS dan sekutu sebenarnya tidak serius memerangi terorisme. Sebab, dengan serangan itu, tentu akan membuka peluang bagi ISIS untuk menyerang dan mengambil kendali wilayah tersebut.

img_title Situasi Memanas, AS Perbolehkan Keluarga Militer Tinggalkan Timur Tengah

Dari lain pihak, Komando Sentral AS dalam keterangannya berdalih, jika serangan itu dilakukan untuk membombardir ISIS. Namun ternyata serangan meleset dan justru menghantam militer Suriah. Mereka berhenti melakukan penyerangan setelah Rusia memberitahu jika serangan itu mengenai militer Suriah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Serangan udara dihentikan secepatnya setelah pejabat pasukan koalisi diberitahu oleh pejabat Rusia bahwa kemungkinan personel dan kendaraan yang menjadi target serangan adalah bagian dari militer Suriah," bunyi pernyataan Komando Sentral AS.

(mus)
 

Kapal Roro BYD

BYD Kena Cap Terkait Militer China, Apa Dampaknya?

Persaingan industri mobil listrik tak hanya terjadi di pasar, tetapi juga mulai merambah ranah geopolitik. Dua produsen kendaraan listrik asal China, BYD dan Nio.

img_title
VIVA.co.id
11 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut