Karyawati Cantik Bunuh Diri Gara-gara Sering Kerja Lembur

Matsuri Takahashi.
Sumber :
  • Asahi.com

VIVA.co.id – Perusahaan asal Jepang yang bergerak dalam bidang periklanan dan hubungan masyarakat, Dentsu, kembali diterpa isu tidak sedap. Dilansir dari Asahi.com, Minggu 9 Oktober 2016, beberapa hari lalu badan pengawas pekerja Jepang, Mita Labor Standard Office, merilis hasil temuan mereka soal kematian salah satu karyawati Dentsu, Matsuri Takahashi (24 tahun).

img_title Kondisi Terakhir Fajar Sahrudin Diungkap Sahabat, Gak Ada Tanda Ingin Akhiri Hidup

Matsuri ditemukan tewas di salah satu asrama yang disediakan perusahaan Dentsu untuk karyawati pada 25 Desember 2015 silam. Berdasarkan hasil investigasi, Matsuri tewas akibat bunuh diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan fakta bahwa Matsuri berkali-kali mengeluh soal jam lembur kantor yang sangat tidak wajar. Pada rentang 9 Oktober hingga 7 November 2015, ia mengantongi 105 jam lembur.

img_title Kemenkes Ungkap Kasus Percobaan Bunuh Diri pada Siswa Naik 2,7 Kali Lipat!

Akibat keletihan dan depresi, Matsuri akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Gadis tersebut diketahui pertama kali bergabung dengan Dentsu pada April 2015, setelah menyelesaikan kuliah jurusan sastra di Universitas Tokyo.

Rupanya, kasus bunuh diri ini bukan yang pertama kalinya terjadi di Dentsu. Pada 1991, seorang karyawan Dentsu juga mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri, setelah sebelumnya mengaku keletihan akibat harus kerja lembur.

img_title Pria di Jakut Tewas usai Diduga Sengaja Tabrakkan Diri ke Kereta Api

Tidak hanya itu saja, perusahaan tersebut saat ini juga dituduh telah melakukan penipuan kepada konsumen. Mereka kedapatan memalsukan tagihan jasa, sehingga konsumen harus membayar jauh lebih mahal dari yang seharusnya.

(ren)

ilustrasi serangan teroris di Pakistan.

Korban Tewas Bom Mobil Bunuh Diri di Pakistan Jadi 21 Orang, 15 Polisi

Sekelompok pelaku teror, termasuk pelaku bom bunuh diri, menyerang salah satu kantor polisi di Kota Kohat, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan pada Jumat 18 September

img_title
VIVA.co.id
19 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut