Korea Selatan Panggil Dubes China

Kapal Penjaga Pantai China tengah mengawasi kilang minyak lepas pantai.
Sumber :
  • Reuters/Nguyen Minh/Files

VIVA.co.id – Kementerian Luar Negeri Korea Selatan memanggil Duta Besar China, Qiu Guohong, untuk dimintai penjelasan mengenai tabrakan kapal kedua negara di lepas pantai barat negeri itu.

img_title Korsel Denda Google dan Apple Rp 866 Miliar

Melansir situs Reuters, Selasa, 11 Oktober 2016, Seoul melakukan protes keras tabrakan disengaja yang dilakukan kapal nelayan China dengan kapal patroli penjaga pantai Korea Selatan, pekan lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pascatabrakan, kapal penjaga pantai kemudian terbalik dan tenggelam. Beruntung, tidak ada korban tewas maupun terluka yang dilaporkan dari insiden tersebut.

img_title Ketegangan Memanas, Artileri Korea Utara Terlihat di Dekat Perbatasan

Insiden menunjukkan perselisihan 'illegal fishing' yang membuat hubungan dua negara menjadi terganggu.

Kementerian Keamanan Publik Korea Selatan, yang bertugas mengawasi pesisir pantai, mengatakan, penyebab salah satu kapal patrolinya tenggelam lantaran berusaha untuk memberhentikan sekelompok kapal nelayan China yang mencoba kabur.

img_title Mulai Rp200 Jutaan, Ini Pilihan MPV Korea di Indonesia

Menurut Seoul, kapal nelayan telah melakukan aktivitas ilegal yang mengambil hasil laut di wilayah Korea Selatan. "Karena ketahuan, mereka (kapal nelayan China) lalu menabrak kapal patroli kami supaya tidak ditangkap," kata sumber anonim di Kementerian Keamanan Publik Korea Selatan.

Tak pelak, seluruh kapal nelayan Cina itu berhasil melarikan diri. Sementara itu, Guohong tidak berkomentar kepada wartawan saat ia keluar dari Kemlu Korea Selatan.

Di tempat terpisah, Departemen Keselamatan Publik dan Keamanan China mengaku sedang menyelidiki insiden tabrakan itu dengan mengidentifikasi kapal nelayan yang telah menabrak atas permintaan pemerintah Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden ini kerap berulang kali terjadi. Pada September lalu, tiga nelayan China tewas dalam kebakaran yang terjadi di kapal nelayan mereka ketika personel penjaga pantai Korea Selatan mencoba untuk menangkap mereka.

Ketiga nelayan China yang sedang bersembunyi ini berusaha melawan aparat dengan melemparkan granat kejut ke arah mereka, namun tidak berhasil.

Mobil Hyundai di GIIAS 2024

Hyundai Punya Anak Baru Namanya Neira Bukan Dibikin di Korea

Hyundai menyiapkan NEIRA, SUV listrik 7 penumpang yang bakal diproduksi di Cikarang. Mobil ini ditargetkan memiliki TKDN 80 persen dan segera membuka pemesanan.

img_title
VIVA.co.id
5 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut