Kandidat Presiden AS Tak Hanya Hillary dan Trump

Gary Johson, kandidat Presiden AS dari Partai Libertarian.
Sumber :
  • The Libertarian Republic

VIVA.co.id – Sebagian besar perhatian masyarakat Amerika dan dunia kini tertuju kepada dua kandidat calon presiden yakni Hillary Clinton dari Partai Demokrat dan Donald Trump dari Republik.

img_title Pilpres Bikin Facebook Alergi Politik

Tidak banyak yang mengetahui bahwa masih ada dua kandidat lainnya yang juga ikut bertarung menuju Gedung Putih. Bahkan, 60 persen orang Amerika juga tidak mengenal dua kandidat ini.

Mereka adalah Gary Johnson dari Partai Libertarian dan Jill Stein dari Partai Hijau. Meski tak banyak yang menaruh perhatian, namun studi opini publik menyatakan keduanya juga memiliki kepopuleran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gary Johnson
Ia adalah mantan gubernur New Mexico berusia 63 tahun. Johnson adalah calon presiden AS dari Partai Libertarian. Ia mendefinisikan dirinya sebagai seorang liberal sosialis, konservatif fiskal dan isolasionis militer. Dia mendukung legalisasi penuh ganja. Johnson melaju sebagai capres AS bersama seorang mantan gubernur Massachusetts dari Partai Republik, William Weld.

img_title AS Waspadai Serangan Teroris dari Orang-orang Kecewa Hasil Pilpres

Pada primary election tahun ini, Johson ikut serta dalam pemilihan di 50 negara bagian, dan merupakan pertama kalinya sejak 20 tahun yang lalu. Kendati demikian, Johnson kehilangan kesempatan untuk meraih perhatian 80 juta penduduk Amerika.

Jajak pendapat sementara menunjukkan, Partai Libertarian hanya meraih lima persen suara secara nasional. Ia pun gagal meraih 15 persen pemungutan suara rata-rata yang dibutuhkan, untuk ikut serta dalam debat presiden pertama beberapa waktu lalu.

img_title Catatan SBY soal Drama Politik AS yang Bisa Dipetik Pecinta Demokrasi

Ini bukan pertama kalinya Johnson ikut serta dalam pemilihan presiden. Pada pemilu 2012 lalu, ia hanya memenangkan 1 persen suara populer sebagai kandidat dari Partai Libertarian.  Namun, kepopulerannya tahun ini meningkat, yang dinilai merupakan dampak dari ketidakpuasan beberapa pemilih terhadap berbagai skandal yang menerpa Donald Trump dan Hillary Clinton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Jill Stein
Partai Hijau pada Agustus lalu secara resmi menominasikan Jill Stein sebagai kandidat Presiden AS. Ia disandingkan dengan Ajamu Baraka, seorang aktivis hak asasi manusia, dalam konvensi yang dilaksanakan di Houston.

Dalam sebuah pernyataan beberapa waktu lalu, Stein mengklaim memiliki kesempatan untuk menjadi presiden AS berikutnya, meskipun harus menghadapi tugas besar mengalahkan dua partai raksasa di pemilu nasional.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut