Tsunami 1,4 Meter Terlihat Setelah Gempa Jepang

Laporan tsunami Jepang
Sumber :
  • Twitter/Jose Guerrero

VIVA.co.id – Tiga jam setelah gempa berkekuatan tinggi, tsunami setinggi 1,4 meter dilaporkan terlihat di Sendai, Prefektur Miyagi, Selasa pagi, 22 November 2016. Munculnya tsunami, juga dilaporkan pada empat titik lainnya, seperti di Pelabuhan Soma yang mencapai ketinggian 90 sentimeter.

img_title BMKG Pastikan Tak Ada Indikasi Tsunami Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Dikutip dari RT, lokasi lainnya adalah Ishinomaki Ayukawa dan Pelabuhan Kuji setinggi 80 sentimeter. Tsunami setinggi satu meter, juga dilaporkan terjadi pada pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daichi dan Daini. Otoritas memperingatkan, tsunami bisa mencapai ketinggian lebih dari tiga meter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Tokyo Electric Power Company (TEPCO), menyebutkan tidak ada situasi berbahaya dan gelombang kedua tidak terlalu tinggi. Mereka juga mengonfirmasikan, pompa sistem pendingin pada reaktor tiga sudah kembali berjalan, setelah sempat dilaporkan berhenti 20 menit sebelumnya.Badan Meteorologi Jepang memperbarui informasi gempa, merevisi kekuatan gempa menjadi 7,4 skala richter dari sebelumnya 7,3. Kedalaman gempa juga direvisi menjadi 25 kilometer.  Dua gempa susulan dilaporkan terjadi dengan kekuatan 4,9 dan 4,6 skala richter.

img_title NTT Diguncang Gempa 5 Magnitudo

Gempa dilaporkan membuat penerbangan di Bandara Sendai dan Fukushima tertunda, tapi disebut belum ada masalah serius. Maskapai seperti Japan Airlines, bahkan memutuskan untuk membatalkan empat penerbangan. (asp)

Ilustrasi - Seismograf mencatat getaran gempa.

Gempa Megathrust Ramai Dibahas, Kapan Akan Terjadi? Begini Jawaban Badan Geologi

Belakangan ini, gempa megathrust ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak dari publik yang mencari tau tentang potensi bahaya hingga kapan gempa itu terjadi

img_title
VIVA.co.id
19 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut