Kunjungi Pakistan, Inggris Sentil Konflik Kashmir

Penasihat Luar Negeri Pakistan Sartaj Aziz dan Menteri Luar Negeri Inggris Boris.
Sumber :
  • REUTERS/Aamir Qureshi/Pool

VIVA.co.id – Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson mendesak diakhirinya perselisihan lama antara India dan Pakistan atas wilayah Kashmir. Ia menyerukan keberlanjutan proses damai yang sempat terhenti untuk menemukan jalan keluar permanen demi berakhirnya sengketa wilayah yang berlangsung selama beberapa dekade.

img_title Jadwal Lengkap UEFA Nations League 2026/2027: Sajikan Big Match Belanda Vs Jerman dan Inggris Vs Spanyol

"Kami sangat prihatin atas insiden yang sedang menimpa kedua negara yang berada di wilayah perbatasan (garis kontrol/line of control). Kami menyerukan agar kekerasan tersebut dihentikan dan melihat masa depan dengan mengangkat potensi bisnis yang luar biasa dari Kashmir," kata Johnson, seperti dikutip situs Anadolu Agency, Jumat, 25 November 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kunjungan resmi pertamanya ke Islamabad, Pakistan, Johnson mengatakan pihaknya ingin meningkatkan hubungan bisnis dengan Pakistan yang belum sepenuhnya digarap maksimal.

img_title Geger! Karyawan Hostel Mandalika Diduga Rudapaksa WNA Inggris, Kini Ditahan Polisi

Padahal, lanjut mantan Wali Kota London itu, Pakistan berpotensi mengambil keuntungan dari perdagangan tahunan dengan Inggris hingga 2,5 juta poundsterling atau sekitar US$3,1 juta (Rp4,2 miliar).

Sementara, Penasihat Luar Negeri Pakistan, Sartaj Aziz, mengaku pelanggaran hak asasi manusia kerap terjadi di wilayah Kashmir India, di mana lebih dari 100 warga sipil tewas akibat bentrokan.

img_title PM Andy Burnham Izinkan Tentara Inggris Bantu Arab Saudi Lawan Houthi

Seperti diketahui, dua negara serumpun ini telah lama terlibat konflik terbuka sejak merdeka pada 1947. Kashmir merupakan wilayah yang dihuni mayoritas Muslim namun diklaim oleh dua negara kekuatan regional ini sebagai wilayah mereka hingga saat ini.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Kontroversi! Netanyahu Sebut Erdogan Tirani, hingga Klaim Kepemimpinan Mojtaba Segera Hancur

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu melontarkan kritik pedasnya terhadap negara-negara sekutunya dan sejumlah negara Islam di dunia. Apa yang dilontarkannya?

img_title
VIVA.co.id
25 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut