Indonesia akan Ajari Polisi Myanmar soal HAM

Polisi Bangladesh menghentikan kendaraan yang membawa aktivis Muslim yang akan mengikuti aksi protes terhadap Myanmar menyusul kematian Muslim Rohingya di Rakhine.
Sumber :
  • REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

VIVA.co.id – Bantuan Indonesia untuk Rakhine, Myanmar, tidak main-main. Tak hanya bantuan pangan dan pembangunan sekolah saja, tetapi juga kesehatan dan penanganan hak asasi manusia.

img_title Kabur dari Rutan Lampung Sejak 2024, Napi Narkoba Encek Ditangkap di Perbatasan Myanmar-Thailand

Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementerian Luar Negeri, Salman Al Farisi mengungkapkan, pemberian bantuan ini bekerja sama dengan sejumlah organisasi non-pemerintah yang ada di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya Walubi Sulawesi Selatan. Menurutnya, organisasi yang mewakili Masyarakat Buddha Bugis Indonesia itu berencana membangun rumah sakit dan menyediakan tenaga medis di Rakhine.

img_title Rusia Mau Bangun PLTN di Tetangga Indonesia

"Saat ini, sudah ada tim advance yang akan mengkaji berbagai macam kebutuhan, termasuk layanan kesehatan. Kami akan menyiapkan tenaga medis, termasuk dokter dari Myanmar yang sudah banyak belajar di Indonesia. Salah satunya di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta," kata Salman di Jakarta, Rabu, 18 Januari 2017.

Ia mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan pelayanan kesehatan merupakan satu kesatuan yang harus dijalankan secara sinergis. Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas para guru di Myanmar, untuk mengisi sekolah-sekolah bantuan Indonesia di sana.

img_title Bangladesh Labrak Myanmar soal Rohingya

"Selain mendirikan sekolah, kami juga harus mengimbanginya dengan pembangunan kapasitas para tenaga pengajar. Terkadang, di satu sekolah hanya dilengkapi 5-6 guru. Padahal, jumlah muridnya bisa sampai 240 anak," ujarnya.

Selain di bidang kesehatan, capacity building juga akan diterapkan pada Kepolisian Myanmar. Karena, salah satu permasalahan munculnya krisis di Rakhine adalah hilangnya hak asasi manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depan, seluruh aparat keamanan Myanmar akan diberikan pelatihan dalam menangani konflik Rohingya.

"Pelatihan ini termasuk pembinaan kepada masyarakat, serta hal-hal teknis yang harus diketahui oleh seorang polisi. Indonesia punya pusat penanganan teroris. Saya rasa, mereka akan senang jika dibawa ke sini untuk diberi pemahaman, seperti apa menanggulangi konflik," katanya kepada VIVA.co.id.

Trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: 2 Laga Digelar, Timnas Indonesia Kapan Main?

FIFA ASEAN Cup 2026 dimulai hari ini dengan dua laga Divisi 2. Timnas Indonesia baru bertanding besok melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

img_title
VIVA.co.id
24 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut