Guru Muslim Asal Inggris Ditolak Masuk AS

Demonstrasi warga AS tolak kebijakan diskriminasi Trump di Houston, Texas.
Sumber :
  • REUTERS/Trish Badger/Files

VIVA.co.id – Seorang guru matematika asal Inggris, Juhel Miah (25), ditolak masuk Amerika Serikat. Miah ditolak karena beragama Islam.

img_title Donald Trump dan Kedua Anaknya Akan Diperiksa Terkait Penipuan

Menurut The Guardian, Selasa 21 Februari 2017, guru yang beragama Islam ini sedang melakukan study tour ke New York bersama rombongan dari Wales selatan. Miah, murid-murid, dan para guru lain terkejut ketika pesawat mereka mendarat di Reykjavik, Islandia, pada hari Kamis, 16 Februari 2017. Pendaratan ini bukan karena Islandia menjadi salah satu negara tujuan study tour, namun karena Miah diusir dari pesawat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan tetap dilanjutkan seperti yang direncanakan. Meski demikian para murid dan rekan Miah dari Llangatwg, Aberdulais, masih sangat terkejut dan tertekan setelah guru berperawakan Timur Tengah ini dikawal keluar pesawat oleh petugas keamanan bandara. Padahal, Miah memiliki dokumen visa yang sah. Miah yang berasal dari Swansea mengatakan dirinya tidak bisa makan dan tidur selama dua hari. Hal ini disebabkan karena ia mendapat perlakuan seperti kriminal dan khawatir dengan apa yang menimpanya.

img_title Donald Trump Ambil Surat Cinta Kim Jong Un dari Gedung Putih

"Orang-orang memandangiku. Ketika itu, para siswa dan guru lain terlihat bingung sewaktu aku mengemasi bagasiku. Aku masih belum percaya hal ini terjadi. Aku dikawal keluar, membuatku merasa seperti tahanan. Aku tak dapat berbicara sepatah katapun," ungkap Miah.

"Kami pergi ke bandara dan melakukan check-in seperti biasanya. Petugas memeriksa pasporku dan tiba-tiba mengatakan aku harus melakukan pemeriksaan keamanan acak. Dia membawaku ke sebuah ruangan. Aku berdiri, melepas sepatu dan jaketku. Aku diperiksa di bagian kaki, tangan, tas, pakaian, dan hoodie milikku. Aku dinyatakan clear dan diizinkan pergi. Namun beberapa saat, lima atau enam petugas keamanan yang tadi berada di ruangan, dua orang mencariku dan menangkapku," katanya menambahkan.

img_title 5 Fakta Tewasnya Jenderal Qassem Soleimani, Iran Akan Balas Dendam?

Pengacara Miah, anggota dewan Neath Port Talbot menulis surat kepada Kedutaan Besar AS di London. Ia menuntut penjelasan dan masalah yang sedang diambil oleh politisi Wales ini. Juru bicara Majelis mengatakan tindakan yang diberlakukan terhadap Miah digambarkan sebagai diskriminasi. Majelis menambahkan guru itu adalah warga negara Inggris dan tidak memiliki kewarganegaraan ganda.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut