Harapan Republik Kongo pada Indonesia
- VIVA.co.id/KBRI Abuja
VIVA.co.id – Duta Besar Republik Indonesia untuk Nigeria merangkap Republik Kongo, Harry Purwanto, menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Kongo, Denis Sassou N’guesso.
Penyerahan ini dilakukan pada Kamis, 2 Maret lalu, di Brazzaville, Ibu Kota Republik Kongo. Menurut rilis yang diterima dari KBRI di Abuja, Nigeria, Selasa, 5 Maret 2017, penyerahan itu juga menjadi momentum pembahasan upaya peningkatkan hubungan bilateral.
Presiden N’guesso mempunya informasi yang cukup luas tentang Indonesia, termasuk Konferensi Asia-Afrika (KAA) yang menginspirasi banyak negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin, untuk merdeka. Hal ini mengingat Indonesia dianggap sebagai negara berkembang yang sudah lebih maju.
Berbekal pengalaman tersebut maka Republik Kongo berkeinginan mengikuti jejak Indonesia. Republik Kongo memiliki potensi besar di sektor pertambangan. Mulai dari besi, minyak dan gas, emas, serta mineral padat lainnya.
Selain itu, Republik Kongo mempunyai hutan rimba yang cukup besar di Afrika, khususnya bagian Barat. Hutan ini memiliki potensi untuk dikerjasamakan dengan Indonesia. Presiden N’guesso mengharapkan akan lebih banyak pejabat dan pebisnis Indonesia yang datang ke negaranya.
"Tak hanya berkunjung, mereka juga bisa melihat potensi dan kemungkinan untuk berinvestasi di Republik Kongo," kata N'guesso. Untuk itu, ia menginginkan adanya suatu dokumen, semacam Memorandum of Understanding (MoU), yang memformalisasikan kerja sama antara Republik Kongo dan Nigeria.
"Saya mendorong adanya MoU agar bisa merealisasikan kerja sama yang saling menguntungkan ini. Saya, secara pribadi dan atas nama Rakyat Republik Kongo, juga ingin menyampaikan salam dan doa kepada Presiden Joko Widodo beserta rakyat Indonesia," ujar N'guesso.