Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak Segera Bebas

Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak
Sumber :
  • REUTERS/Stringer/Files

VIVA.co.id – Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak dikabarkan akan dibebaskan dari penahanannya di sebuah rumah sakit militer. Pembebasan ini diberikan oleh jaksa penuntut umum yang memutuskan pada Senin 13 Maret 2017.

img_title Sikap Prabowo dan Presiden Mesir Bela Palestina Dapat Dukungan Penuh

Diberitakan oleh Al Arabiya di hari yang sama, pengacara Mubarak dan sumber di pengadilan mengatakan ia akan kembali ke kediaman pribadinya di Kairo Heliopolis, sebuah distrik kelas atas di Mesir, yang letaknya berdekatan dengan istana presiden Ettihadia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah wawancara telepon dengan surat kabar Mesir Sawt al-Omma, Mubarak mengatakan kondisi kesehatannya baik. Ia membeberkan bila prosedur pembebasannya usai, dirinya akan kembali ke rumah tetapi tidak ke Sharm al-Sheikh.

img_title Prabowo Undang Kembali Presiden Mesir el-Sisi ke Indonesia: Anggap Sebagai Rumah Kedua

Mubarak dibebaskan dari tuduhan pembunuhan pada sidang terakhirnya bulan ini. Sebelumnya, ia menghadapi berbagai tuduhan, di antaranya korupsi untuk perintah pembunuhan para demonstran. Para pendemo tersebut memaksa Mubarak untuk mengakhiri masa pemerintahannya yang sudah berjalan selama 30 tahun.

Sebenarnya, Mubarak masih harus menjalani masa penahanan selama satu tahun, tetapi ia dibebaskan setelah menjalani hukuman atas tuduhan pembunuhan. Kabar ini diungkapkan oleh sumber pengadilan dan kantor berita nasional.

img_title Indonesia Dukung Mesir Amankan Hak Air di Sungai Nil

Mubarak awalnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada tahun 2012 lantaran bersekongkol untuk membunuh 239 demonstran, saat pemberontakan 18 hari pecah di Mesir. Pemberontakan ini tak hanya menabur kekacauan dan membuat vakumnya keamanan negara, tetapi juga memunculkan harapan untuk menciptakan demokrasi dan keadilan sosial.

Sebelum dibebaskan, pengacara Mubarak mengajukan banding. Ia meminta adanya pemeriksaan ulang pada tahun 2014 untuk kasus kliennya dan para pejabat senior yang dijatuhkan. Pemeriksaan ulang segera dilaksanakan oleh Pengadilan Kasasi, pengadilan tertinggi di negeri ini. Mubarak pun dinyatakan bebas pada tanggal 2 Maret 2017. (hd)

VIVA Militer: Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi

El-Sisi Tegaskan Dirinya Berakhir Jadi Presiden Mesir 2030, Tak Akan Ubah Konstitusi Demi Perpanjang Jabatan

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menegaskan masa jabatannya akan berakhir pada 2030 dan konstitusi negara itu tidak akan diubah untuk perpanjang masa kepemimpinannya

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut