Berantas Illegal Fishing, RI Minta Bantuan Prancis

Menteri KKP Susi Pudjiastuti (kanan).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

VIVA.co.id – Presiden Joko Widodo juga menyoroti persoalan ilegal fishing atau pencurian ikan. Dimana, di perairan Indonesia saat ini masih terus terjadi.

img_title KKP Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp 774,3 Miliar dari Illegal Fishing

Dalam pertemuan dengan Presiden Prancis Francois Hollande, Presiden Jokowi mengatakan, illegal fishing diarahkan sebagai bentuk kejahatan transnasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indonesia telah meminta kerja sama dalam memerangi IUU (Illegal, Unreported and Unregulated) fishing termasuk menjadikan IUU fishing sebagai transnational organized crime," kata Presiden Jokowi, dalam keterangan pers bersama, di ruang Credential Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 29 Maret 2017.

img_title Ubah Ukuran Alat Tangkap Ikan, 2 Kapal dan 54 ABK Diamankan KKP

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti menjelaskan, kerja sama kemaritiman dengan Prancis itu karena memiliki zona ekonomi ekslusif yang lebih besar dibandingkan dengan Indonesia. Selama ini, menurut Susi, kerja sama kementerian yang ia pimpin sudah berlangsung dan kini ditingkatkan lagi.

"Jadi minta sama-sama meningkatkan keamanan bersama. Kerja sama koordinasi IUU fishing, minta mereka support kita juga untuk mengangkat IUU fishing sebagai transnational organized crime," ucap Susi di Istana.

img_title Berantas Illegal Fishing, Anwar-Reny Bakal Tempatkan Kapal Patroli di Perairan Sulteng

Pihak Prancis, kata Susi, ingin melihat seperti apa satelit yang dimiliki oleh Indonesia. Melalui itu, kerja sama kedua negara dalam pengawasan akan ditingkatkan, terutama dalam hal pencurian ikan atau illegal fishing.

"Satelit bersama, pengawasan bersama, kerja sama, koordinasi pengamanan, karena laut dia dengan laut kita kan sama. Tukar informasi, tukar data satelitnya kita tukeran," kata Susi. (mus)

Wakil Ketua Komisi IV DPR Panggah Susanto.

DPR Soroti Minimnya Kontribusi Sektor Perikanan: Marak Illegal Fishing dan Penyelundupan Hasil Laut

RI memiliki potensi sumber daya alam atau SDA kelautan yang melimpah. Tapi, belum bisa dioptimalkan.

img_title
VIVA.co.id
9 Juli 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut