Indonesia Siap Damaikan Qatar dan Negara-negara Arab

Menlu Retno LP Marsudi saat Sidang OKI di Mekah, Arab Saudi.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Kemlu RI

VIVA.co.id – Pemerintah Indonesia menyatakan siap berperan mendamaikan konflik yang terjadi antara Qatar dan negara-negara di semenanjung Arab dan Mesir. 

img_title Skenario yang Dibahas Usai Rapat Darurat AFC di Tokyo, Piala Asia 2027 Terancam Mundur ke 2028?

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai memberi laporan kepada Presiden Joko Widodo atas lawatannya ke Nigeria dan Qatar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Retno mengatakan, sejak 5 Juni 2017, ia sudah menjalin komunikasi dengan banyak menlu terkait, terutama di negara-negara kawasan Teluk. 

img_title Harga Minyak Dunia Tembus US$115 per Barel, Investor Cemas AS Kembali Serang Iran

"Bahwa Indonesia mengamati dan menyampaikan concern-nya terhadap perkembangan yang saat ini terjadi. Kemudian yang kedua, kita meminta semua pihak untuk menahan diri, mengutamakan dialog dan rekonsiliasi," kata Retno di Istana Negara, Jakarta, Kamis 8 Juni 2017.

Indonesia menekankan pentingnya masing-masing negara menjaga diri agar tidak terjadi perpecahan. Apalagi, pada saat ini adalah bulan puasa. 

img_title Houthi Serang Bandara Saudi, 7 Negara Keluarkan Travel Warning hingga Umrah Terganggu

Retno mengatakan, Indonesia meminta negara-negara yang mayoritas Muslim itu bisa tetap menjaga ukhuwah Islamiyah. Retno menegaskan kembali bahwa Indonesia siap untuk menjadi penengah dalam konflik ini. 

"Yang selalu tidak lupa kita sampaikan bahwa Indonesia siap untuk membantu apabila memang diperlukan," katanya.

Dengan menlu Kuwait, Retno mengatakan sudah berbicara banyak bahkan sebelum Emir Kuwait bertemu dengan Raja Arab Saudi. Setelah pertemuan itu, Retno juga kembali menghubungi dan menyampaikan pesan yang sama. 

Begitu juga dengan menlu Arab Saudi dan Qatar sendiri, Retno mengatakan sudah berkomunikasi untuk mencari jalan terbaik dari aksi pemutusan hubungan diplomatik negara-negara itu dengan Qatar. 

"Dan komunikasi ini tentunya akan terus kita lanjutkan. Sekali lagi, perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah merupakan hal yang sangat penting, tidak saja untuk kawasan tersebut tapi juga dunia," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil komunikasi dan kunjungannya mengenai situasi Qatar serta kawasan itu sudah dilaporkan kepada Presiden Jokowi pada hari ini.

"Dan juga bagaimana mengelola kepentingan kita yang terimbas dengan adanya perkembangan yang baru terjadi ini," tutur Retno. (art)

Piala Asia 2027

Jepang Mulai Ragukan Arab Saudi Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2027, Ini Pemicunya

Jepang ragukan kesiapan Arab Saudi menggelar Piala Asia 2027 akibat ancaman serangan Houthi. AFC tetap menetapkan jadwal turnamen mulai 7 Januari 2027.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut