Tragis, Tentara AS dan Sekutu Saling Salah Tembak

Sebuah wilayah di Afghanistan. (Foto ilustrasi).
Sumber :
  • BBC/Ruhullah Rohani

VIVA.co.id – Tiga pasukan khusus Amerika Serikat disebutkan tewas tertembak. Namun mereka bukan ditembak musuh saat berada di bagian timur Afghanistan, melainkan tertembak oleh sesama kolega mereka yang berasal dari tentara Afghanistan.

img_title Siswa 16 Tahun di Jerman Mau Bakar Gereja atas Perintah ISIS

Diketahui bahwa pasukan AS melakukan operasi bersama dengan pasukan Afghanistan untuk mengamankan wilayah itu dari kelompok Taliban dan ISIS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilaporkan otoritas Provinsi Nangahar bahwa tentara tersebut tewas setelah membalas tembakan dari komando tentara Afghanistan di Wilayah Achin. Penembakan ini kemudian berujung maut. Sementara tentara AS lainnya juga disebutkan mengalami luka-luka.

img_title 8 Anggota JAD Afiliasi ISIS Diciduk di Sulawesi Tengah, Ditangkap Dini Hari

Taliban menyatakan bahwa mereka yang memicu adanya penembakan 'nyasar" terhadap pasukan AS itu. Selain itu, militan ISIS juga diketahui masih ada di wilayah tersebut.

Sementara itu, dua hari sebelumnya, justru dua orang polisi Afghanistan yang tertembak oleh pasukan AS yang sedang beroperasi. Penembakan itu terjadi di Provinsi Helmand sebagaimana dilansir laman BBC.

img_title 9 Jam Sehari Konsumsi Konten Ekstremis, Bocah Singapura Jadi Pendukung Fanatik ISIS

Pasukan AS berdalih bahwa para polisi tersebut masuk terlalu dekat ke garis wilayah musuh sehingga sempat dianggap sebagai bagian kelompok teroris. Namun belakangan militer AS telah meminta maaf atas penembakan keliru yang mengakibatkan kematian itu. (ase)

VIVA Militer: Batch Bendera Amerika Serikat di Seragam Tentara AS

Setelah 2 Dekade, Pasukan AS Tinggalkan Irak, Akankah ISIS Kembali Menguat?

Pasukan Amerika Serikat (AS) dijadwalkan meninggalkan pangkalan militer terakhir mereka di Irak pada Rabu waktu setempat. Kepergian pasukan AS dianggap kemenangan Iran

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut