Pimpinan ISIS Abu Bakr al-Baghdadi 'Tewas Lagi'

Pemimpin tertinggi ISIS Abu Bakr al-Baghdadi
Sumber :
  • Reuters

VIVA.co.id – Berita kematian pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi kembali mencuat. Namun, kali ini kabar kematian Baghdadi, menurut saluran televisi Al Sumaria, telah dikonfirmasi ISIS. Abu Bakr al-Baghdadi dikabarkan tewas di provinsi Nineveh, Irak.

img_title Siswa 16 Tahun di Jerman Mau Bakar Gereja atas Perintah ISIS

Organisasi HAM Suriah, The Syrian Observatory of Human Rights (SOHR), juga membenarkan tewasnya pemimpin ISIS tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada pihak yang mampu mengklafirikasi langsung mengenai kabar ini. Ia dikabarkan tewas dalam sebuah serangan udara di Nineveh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita kematian Baghdadi, sebenarnya bukan menjadi hal baru lagi. Ia berkali-kali dikabarkan tewas. Termasuk pada tanggal 16 Juni lalu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa Baghdadi kemungkinan tewas dalam sebuah serangan Angkatan Udara Rusia di pinggiran selatan kota Raqqa pada akhir Mei lalu.

img_title 8 Anggota JAD Afiliasi ISIS Diciduk di Sulawesi Tengah, Ditangkap Dini Hari

Abu Bakr al-Baghdadi sendiri belum pernah terdengar kabarnya sejak akhir 2016 lalu. Pemimpin ISIS ini hanya pernah muncul dalam video untuk berbicara dengan para pendukung di sebuah masjid yang menjadi ikon di jantung Mosul, Masjid al-Nouri.

Terakhir kali Baghdadi mengeluarkan sebuah pesan audio pada 3 November 2016, di mana ia mendesak para pengikut setianya untuk terus memperjuangkan Kota Mosul. Namun, kini Kota Mosul telah direbut kembali oleh Irak.

img_title 9 Jam Sehari Konsumsi Konten Ekstremis, Bocah Singapura Jadi Pendukung Fanatik ISIS
VIVA Militer: Batch Bendera Amerika Serikat di Seragam Tentara AS

Setelah 2 Dekade, Pasukan AS Tinggalkan Irak, Akankah ISIS Kembali Menguat?

Pasukan Amerika Serikat (AS) dijadwalkan meninggalkan pangkalan militer terakhir mereka di Irak pada Rabu waktu setempat. Kepergian pasukan AS dianggap kemenangan Iran

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut