Kerusuhan Pengungsi dengan Polisi Pecah di Roma

Bentrokan polisi dan pengungsi di salah satu square di Roma, Italia
Sumber :
  • REUTERS/Yara Nardi

VIVA.co.id – Bentrokan terjadi antara polisi dan para pengungsi di Italia. Dilaporkan pada Jumat, 25 Agustus 2017, para pengungsi sengaja menduduki salah satu square di Roma, dan tak mau meninggalkan pelataran tersebut, meskipun sudah diperingatkan aparat.

img_title BNPB Buka Suara soal 94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal: Mayoritas Lansia dan Punya Penyakit Kronis

Dilansir laman Reuters, bentrokan kemudian terjadi tatkala sekitar 100 orang pengungsi menolak meninggalkan lokasi tersebut. Sementara itu, polisi berupaya mengusir 800 pencari suaka yang juga ikut memanaskan situasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bentrokan tersebut menandai terjadinya ketegangan di Italia dalam merespons imigran yang belakangan memang menjadi pro dan kontra. Untuk menstabilkan situasi, polisi pun menyiramkan air melalui water canon berkali-kali ke kerumunan massa.

img_title 9.765 Gempa Susulan Guncang NTT, 188 Ribu Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Dilaporkan, para pengungsi yang sedang dalam proses suaka itu juga melempari polisi dengan botol, tongkat, dan batu. Polisi menyatakan, pengungsi menolak tempat penampungan yang sudah ditawarkan otoritas. Mereka bertahan di pelataran Piazza Independenza sejak Sabtu lalu.

Sementara itu, bagian dinding di pelataran dicoret dengan tulisan, "Kami pengungsi bukan teroris di Italia".

img_title Dua Atlet Pengungsi Bakal Tampil di Asian Games 2026, Bawa Nama Khusus

Dalam keterangan pers, Kepolisian Roma mengatakan bahwa anggotanya dilempari batu dan botol. Tak hanya itu, massa disebutkan sempat menyemburkan gas air mata dan menggunakan semprotan merica sebagai senjata.

Dua orang sudah ditahan menyusul insiden tersebut. Sementara itu, 13 orang harus dirawat yang salah satunya menderita patah tulang.

Viral pengungsi gempa NTT berharap bisa dapat bantuan beras

94 Pengungsi Gempa di NTT Meninggal, DPR: Pelajaran Buat Pemerintah, ke Depan Harus Lebih Siap

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyoroti soal adanya 94 pengungsi gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal dunia di lokasi pengungsian.

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut