Korut Kembali Digoyang Gempa, Bukan Dampak Nuklir

Ilustrasi gempa di Semenanjung Korea
Sumber :
  • USGS

VIVA.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Korea Selatan mengatakan gempa berkekuatan 3,4 skala richter kembali mengguncang Korea Utara, Sabtu 23 September 2017. Namun gempa kali ini bukan dari dampak uji senjata nuklir Korea Utara.

img_title Korea Utara Dituding FBI Bobol Binance hingga Rp113 Triliun, Begini Nasib Dana Pengguna

Sebelumnya, gempa ini memang ditanggapi banyak kalangan di Semenanjung Korea itu sebagai imbas dari uji senjata yang dilakukan Korut. Namun setelah dilakukan penelusuran pihak berwenang di Korea Selatan, ternyata ini murni gempa alami.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang dilansir kantor berita China, Xinhua News Agency, Sabtu 23 September 2017, gempa terjadi di area Kilju, Timur Laut Korea Utara atau sekitar 12 mil dari tempat uji senjata hidrogen yang dilakukan Korut pada 3 September lalu.

img_title Ketegangan Memanas, Artileri Korea Utara Terlihat di Dekat Perbatasan

Dalam beberapa bulan terakhir, gempa yang melanda semenanjung Korea memang kerap dikaitkan dengan tes senjata nuklir yang dilakukan Korut. Terakhir, Korut melakukan uji senjata hidrogen pada awal September ini yang mengakibatkan gempa dengan kekuatan 6,3 skala richter.

Uji senjata hidrogen ini juga semakin memanaskan permusuhan Korea Utara dengan Korea Selatan yang didukung negara sekutu khususnya Amerika Serikat. Bahkan terakhir, muncul perang kata-kata antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong-un.

img_title Serangan Siber Lumpuhkan Internet Korea Utara, Lebih dari 40 Situs Pemerintah Tak Bisa Diakses
Kim Yo-jong, adik Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un

Korut Murka Dituding Curi Kripto Binance, Adik Kim Jong Un Sebut AS Lakukan Provokasi

Korea Utara membantah tuduhan AS terkait pencurian kripto di Binance. Kim Yo Jong menyebut tuduhan Washington sebagai provokasi politik. Baca di sini selengkapnya

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut