Menlu RI 'Lobi' PBB Agar Perkuat Kerja Sama dengan ASEAN
- Kementerian Luar Negeri RI / Direktorat Kerja Sama Eksternal ASEAN
Sementara itu, sebagai Sekjen PBB, Gutteres mengungkapkan bahwa ASEAN selama ini telah menjadi “net peace contributor.” “Negara-negara ASEAN telah menyumpang sekitar 4000 pasukan perdamaian PBB,” ujar dia.
Gutteres juga menekankan perlunya penguatan kerja sama ASEAN-PBB dalam menumbuhkan budaya pencegahan (culture of prevention), termasuk meningkatkan kontribusi dalam pasukan penjaga perdamaian PBB, kerja sama preventing violent extremism, penanganan isu migrasi, serta penanganan isu-isu yang menjadi perhatian internasional, seperti Semenanjung Korea dan situasi di Rakhine State, Myanmar.
Sebelum Pertemuan antara Para Menlu ASEAN dengan Sekjen PBB dan Presiden SMU ke-72 PBB, telah dilangsungkan pertemuan antara para pejabat senior kedua pihak yang membicarakan kemajuan kerja sama dan upaya lanjutan yang dapat dilakukan dalam mengimplementasikan Rencana Aksi Kemitraan Komprehensif ASEAN-PBB (2016-2020).
Pertemuan AUMM merupakan pertemuan tahunan antara Menlu ASEAN dengan Presiden Sidang Majelis Umum PBB dan Sekjen PBB yang telah berlangsung sejak tahun 2010. Pertemuan dimanfaatkan untuk mengevaluasi kerja sama antara ASEAN-PBB serta membahas solusi dan upaya bersama dari berbagai permasalahan yang terjadi baik di kawasan ASEAN maupun di luar kawasan ASEAN.