Mencekam, Rudal-rudal Korut Terdeteksi Lakukan Pergerakan

Salah satu replika rudal milik Korea Utara.
Sumber :
  • REUTERS/Damir Sagolj

VIVA.co.id – Sebuah laporan terbaru datang dari Korea Utara. Sumber intelijen Korea Selatan dan Amerika Serikat menyebutkan jika mereka berhasil mendeteksi pergerakan beberapa rudal Korea Utara. Rudal-rudal itu tengah bergerak diangkut dari fasilitas roket di Sanum-dong di bagian utara ibu kota Pyongyang.

img_title Ramai! Kim Jong Un Dikabarkan Meninggal akibat Pendarahan Otak

Menurut laporan Korea Broadcasting System (KBS), pergerakan itu memunculkan spekulasi jika Korea Utara bersiap untuk melakukan tindakan yang lebih provokatif dari lakon-lakon sebelumnya yang telah dilakukan bersama rudal-rudalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti dilansir Reuters, Sabtu 30 September 2017, laporan menyebut itu berupa rudal jarak menengah Hwasong-12 atau antarbenua Hwasong-14. Bisa saja demikian, meski selama ini fasilitas rudal di Sanum-dong telah didedikasikan untuk produksi rudal balistik antarbenua.

img_title Jembatan Baru China-Korut Dibuka, Persaingan Pengaruh dengan Rusia Jadi Sorotan

Seorang sumber dari Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan, dia tidak dapat mengonfirmasi rincian laporan tersebut atau apakah ada kegiatan yang tak biasa di wilayah tersebut. Meski demikian, pejabat Korea Selatan itu mengatakan bisa saja Korea Utara bertindak lebih provokatif jelang ulang tahun partai komunisnya yang akan berlangsung pada 10 Oktober.

Jika tidak demikian, bisa saja rudal itu dilesatkan saat China mengadakan Kongres Partai Komunis pada 18 Oktober mendatang.

img_title Korea Utara Luncurkan 2 Proyektil Diduga Rudal Balistik ke Laut Jepang

Di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea, Korea Selatan dan pasukan AS baru-baru ini mengadakan latihan pertahanan udara jarak dekat pertama mereka. Hal itu dipastikan berdasarkan sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Komando Pasifik AS pada Jumat kemarin. Latihan bersama digelar di Korea Selatan.

Ilustrasi hacker.

Serangan Siber Lumpuhkan Internet Korea Utara, Lebih dari 40 Situs Pemerintah Tak Bisa Diakses

Serangan siber diduga menyebabkan gangguan internet di Korea Utara pada pekan ini. Akibatnya, lebih dari 40 situs resmi pemerintah dilaporkan sempat tidak bisa diakses.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut