Gelimang Uang Hitam dari Bisnis 'Lendir'

Ilustrasi/Prostitusi.
Sumber :
  • REUTERS

VIVA.co.id – Sudah jadi rahasia umum jika bisnis pelacuran pasti bergelimang uang. Ia mengalir seiring gairah terselubung para penggemarnya.

img_title 13 WNA Terlibat Prostitusi di Bali, Ada Warga Rusia hingga Nigeria

Havocscope, sebuah laman penyedia data dari transaksi bisnis pasar gelap dunia, telah merinci bagaimana 'basahnya' bisnis 'lendir' ini bergeliat di sejumlah negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bayangkan saja, jumlah pendapatan dari bisnis pelacuran ini mencapai US$186 miliar per tahun. Jelas ini bukan angka sedikit.

img_title WNA Jepang Mengaku Ditawari Prostitusi Anak di Jakbar, Fakta Hasil Penyelidikan Polisi Mengejutkan

Menurut Havocscope, angka itu didapat mereka dari menghitung pendapatan bisnis pelacuran ditambah dengan perkiraan pendapatan dari berbagai sumber seperti program kesehatan masyarakat, penegakan hukum dan program peradilan lainnya.

Lalu negara mana saja yang paling 'gemar' berbelanja untuk kebutuhan seks warganya? Berikut beberapa daftar negara yang dilaporkan Havocsope dengan pendapatan prostitusi tertinggi:

img_title Karaoke di Daan Mogot Jakbar Diduga Jadi Sarang Prostitusi Anak, 5 Orang Jadi Tersangka

Indonesia

Pekerja Seks Komersial (PSK) Gang Dolly Surabaya
Di tanah air, bisnis pelacuran masih dianggap ilegal dan sebuah kejahatan moral. Namun demikian, fakta mencatat bisnis abu-abu ini rupanya menghasilkan pendapatan hingga US$2,25 miliar.

Turki

Mengunjungi Masjid Sehitilik di Jerman
Di negara kawasan Eurasia ini bisnis 'lendir' ternyata mampu meraih pendapatan hingga US$4 miliar. Dengan jumlah pekerja seks diperkirakan mencapai 118 ribu orang.

Thailand

Ilustrasi prostitusi
Negara gajah putih ini juga memiliki bisnis hitam di bidang prostitusi mencapai US$6,4 miliar. Di Thailand, bisnis seks diakui tak sepenuhnya ilegal, sehingga mahfum ia menjamur di sejumlah wilayahnya.

India

Festival Chatt Puja di India
Di negara ini, bisnis prostitusi terbilang legal. Ia menjamur di sejumlah tempat, namun demikian tidak diperkenankan berbisnis ini secara terbuka seperti rumah bordil atau di hotel.

Ia hanya diperkenankan dijalankan di kediaman pribadi. Raupan uang dari bisnis ini tercatat mencapai US$8,4 miliar. Dalam laporan tercatat setidaknya ada 3 juta orang India bermain di bisnis lendir ini.

Korea Selatan

Ilustrasi kaum muda Korea Selatan.
Di Korea Selatan, bisnis prostitusi terbilang ilegal. Namun demikian, pendapatan bisnis hitam ini tercata mencapai US$12 miliar per tahun. Sungguh angka yang fantastis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jerman

Imigrasi jaring PSK sejumlah warga negara asing
Negeri panser bisnis seks sudah terbilang legal. Jumlah pekerja seks di negara ini diperkirakan mencapai 400 ribu orang. Pendapatan per tahun dari sektor esek-esek ini mencapai US$18 miliar per tahun.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut