Soal Rohingya, AS Ancam Hukum Myanmar

Kondisi Terkini Pengungsi Rohingya
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA – Amerika Serikat tengah mempertimbangkan langkah lebih lanjut terkait perlakuan Myanmar terhadap minoritas Muslim Rohingya. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah menjatuhkan sanksi yang merujuk pada undang-undang Global Magnitsky.

img_title Awali Ramadhan di Kamp Rohingya, Mesut Oezil Dorong Dunia Bersatu Bantu Pengungsi

"Kami mengungkapkan keprihatinan kami yang paling serius dengan kejadian di negara bagian Rakhine, kekerasan yang menyakitkan, yang dilakukan kepada Rohingya dan komunitas lainnya," demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri AS, seperti dikutip Channel News Asia, Selasa 24 Oktober 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam hal ini, pemerintah Amerika Serikat menganggap penting bahwa setiap individu atau entitas untuk bertanggung jawab atas kekejaman, termasuk aktor negara dan non-negara.

img_title Ingin Tangkap Pemimpin Militer Myanmar, ICC: Rohingya Tidak Pernah Dilupakan

Kemlu AS juga menambahkan bahwa pihaknya akan menarik bantuan militer dan petugas keamanan yang terlibat dalam kekerasan terhadap orang-orang Rohingya, yang telah memicu eksodus besar-besaran.

Diberitakan sebelumnya, sebuah lembaga non-pemerintah telah mengeluarkan foto citra satelit terbaru yang menunjukkan bahwa setidaknya 214 desa Rohingya telah dibakar dalam beberapa pekan terakhir, mengakibatkan lebih dari 400 ribu orang melarikan diri ke perbatasan Bangladesh.

img_title Setelah Israel-Hamas, ICC Buru Pimpinan Militer Myanmar yang Lakukan Kejahatan Pada Muslim Rohingya

Lebih dari 90 persen bangunan rusak. Sementara, banyak laporan terkait pembakaran, penjarahan dan pembunuhan oleh tentara Myanmar yang dilakukan terhadap minoritas Rohingya. Hal ini ditambah dengan 14.000 anak pengungsi Rohingya di Bangladesh yang sudah menderita malnutrisi akut parah. Sementara, lebih dari 50.000 wanita hamil dan menyusui juga sangat membutuhkan makanan yang layak. (ren)

Pengungsi Rohingya.

Bangladesh Labrak Myanmar soal Rohingya

Bangladesh memprotes tindakan Myanmar yang melabeli etnis Rohingya sebagai “orang Bengali”, kelompok etnis utama di negara tersebut. Ternyata begini ceritanya.

img_title
VIVA.co.id
19 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut