Pasutri Paksa Anaknya Mengemis Ditangkap Polisi

Ilustrasi mengemis.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Pasangan suami istri di Lhokseumawe, Aceh, yang memaksa anaknya untuk mengemis akhirnya ditangkap polisi. Parahnya, uang hasil mengemis anaknya digunakan untuk membeli sabu dan bermain judi.

img_title Bikin Geleng Kepala! Pasutri Ini Bawa Balita Buat Curi Motor, Modusnya Bikin Warga Iba

Hal itu terbukti, saat pihak Kepolisian melakukan tes urine, ibu kandung korban berinisial UG (38) dinyatakan positif menggunakan narkotika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saat kita lakukan tes urine dan hasilnya yang positif menggunakan sabu adalah UG ibu kandung dari korban,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe Ajun Komisaris Polisi Indra T Herlambang saat dikonfirmasi, Jumat 20 September 2019.

img_title Pasutri dan Balitanya Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar

Sementara itu, uang hasil mengemis itu dipakai UG untuk membeli sabu, dan juga dipakai ayah tirinya berinisial MI (39) untuk bermain judi. Sedangkan kedua tersangka ini, tidak memiliki pekerjaan tetap.

Setiap harinya, para pelaku meminta si anak berinisial M yang masih berusia sembilan tahun untuk mengemis, dan mengumpulkan uang sebanyak Rp100 ribu per hari. Bila tidak mendapatkan setoran, kedua orangtuanya langsung memukul korban menggunakan benda keras.

img_title Pasutri di Samarinda Ditangkap karena Bakar Lahan Buat Ditanami Padi

Petugas juga telah melakukan visum kepada korban dan terdapat luka bekas pukulan benda tumpul dan sayatan benda tajam di sekujur tubuhnya. Tak sampai di situ, jika korban tidak membawa pulang uang, kedua orangtuanya nekat mengikat kaki korban dengan rantai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pelaku juga mengikat korban dengan menggunakan rantai besi yang di kunci dengan gembok,” ujar Indra.

Atas perbuatannya, kedua pelaku terancam kurungan penjara maksimal 10 tahun dan denda paling banyak Rp200 juta sesuai Pasal 88 Jo 76 huruf (i) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan Pasal 44 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 23 tahun 2004 tentang P-KDRT Jo pasal 65 KUHP. (asp)

Ilustrasi orang tewas

Pertengkaran Rumah Tangga Berujung Maut! Pasutri di Gowa Ditemukan Tewas

Polsek Somba Opu masih menyelidiki insiden berdarah pasangan suami istri tewas mengenaskan diduga usai bertengkar hebat di dalam rumahnya, di Kabupaten Gowa, Sulsel.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut