Kronologi Pria Bakar Diri di Cengkareng

Ilustrasi terbakar api.
Sumber :
  • U-Report

VIVA –  Andri (39 Tahun) nekat membakar diri bersama Gemilang, anaknya yang baru berusia 4 tahun di kamar rumahnya di Jalan Pedongkelan, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu 1 Maret 2020 pagi tadi. 

img_title Kebakaran Apartemen Teluk Intan Jakarta Utara, 12 Unit Damkar Dikerahkan

Diketahui, korban melakukan aksinya pada pukul 04.30 WIB. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan keterangan Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri yang diperoleh dari saksi (Reva), sebelum peristiwa tragis itu terjadi, Andri mengirim pesan Via WhatsApp kepada Ely (Istri). Pesan tersebut berisi ancaman bunuh diri. 

img_title Kobaran Api Besar Lalap Gudang Biji Plastik di Bekasi, Truk Ikut Terbakar

"Mereka Chattingan di hari senin, Andri mengancam bunuh diri bersama Gemilang, lalu ely (istri) menjawab kalau pingin bunuh diri, ya sendiri aja nggak usah bawa-bawa anak, kasihan masa depannya masih panjang," ujar Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri menirukan pesan istri korban, Minggu 1 Februari 2020.

Di hari yang sama, pukul 11.00 pagi. Andri pulang ke rumah setelah beraktivitas sebagai driver ojek online. Saat di rumah, Reva melihat korban mengeluarkan obat nyamuk hit dua bungkus. Korban pun menyembunyikan obat nyamuk di tumpukan baju dalam lemarinya.

img_title Ngeri! Kronologi Kebakaran Gudang di Kosambi, Api Merembet, Asap Mengepul hingga Terlihat dari Bandara Soekarno-Hatta

Malam pun beranjak datang, tepat pukul 23.00 WIB. Reva memberitahu Ibunya jika korban membeli obat nyamuk hit. Tak berapa lama, Ibu dari saksi membuang obat yang disembunyikan korban di dalam lemari tersebut.

Sang Ibu juga mengangkat Gemilang yang saat itu sudah tertidur di kamar Andri. Dan membawanya ke kamar depan yang biasa digunakannya.

"Setelah korban beli obat nyamuk, keadaan kembali normal seperti biasanya, hingga dua minggu setelahnya," lanjut Kompol Khoiri.

Kata Khoiri, Pada Sabtu, 29 Februari malam tadi, keadaan menjadi berbeda. Reva (saksi) yang tidur di kamar lantai satu bersama neneknya pindah ke lantai dua. Saat itu, Reva sedang melintas di depan kamar Andri dan mendengar ada sesuatu dari dalam kamar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mendengar grasak-grusuk di dalam kamar Andri. Tapi saya langsung masuk kamar saya dan tidur," ucap Reva yang dikutip oleh Kompol Khoiri.

Tepat pukul 04.30 WIB, Minggu 1 Maret 2020, saksi terbangun karena merasa panas. Ketika saksi beranjak dari tempat tidur, ia melihat api besar yang berasal dari tenda yang awalnya tertata rapi menjadi berantakan dan berserakan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut