Panik Didekati Tim Jaguar, Pria Ini Ternyata Bawa Dollar Palsu

Tim Jaguar Polres Depok tangkap pria diduga bawa uang palsu.
Sumber :
  • VIVAnews/ Zahrul Darmawan (Depok)

VIVA – Seorang pemuda terpaksa berurusan dengan Tim Jaguar Polres Metro Depok lantaran kedapatan menyimpan sejumlah uang palsu dalam bentuk dollar. Dari tas laki-laki tersebut polisi juga menemukan senjata tajam jenis pisau lipat.

img_title Sindikat Pembuat Uang Palsu Rp 36 Miliar di Tangsel Berniat Edarkan ke Bank

Komandan Tim Jaguar Polres Metro Depok, Iptu Winam Agus menuturkan, peristiwa itu bermula ketika petugas sedang melakukan patroli di kawasan Kecamatan Cimanggis, Selasa malam, 16 Juni 2020. Awalnya Winam curiga dengan gelagat yang ditunjukan pria tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi orang ini mondar-mandir, tadinya saya kasihan karena sebetulnya saya mau tolong. Saya tanya kamu mau kemana, nah dia bilang katanya mau ketemu teman dan dia tidak bisa hubungi temannya itu karena pulsa dan kuotanya habis, tapi setelah kita cek HP-nya ternyata pulsa dan kuotanya masih banyak,” ujarnya, Rabu, 17 Juni 2020.

img_title Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu Senilai Rp 36 Miliar di Tangsel

Baca juga: Waspada, Jangan Tukar Uang Receh Sembarangan di Pinggir Jalan

Merasa ada yang tak beres, Winam memerintahkan anggotanya untuk melakukan pemeriksaan. “Jadi dia ini ngakunya dari Tanggerang. Setelah saya geledah tasnya ditemukan pisau kecil dan uang dollar palsu serta beberapa uang asing asli. Kalau uang palsunya senilai US$2.800,” ujarnya.

img_title Terungkap! Pedagang Buka Suara Usai Viral Nenek Belanja Pakai Uang Palsu: Kaya Asli

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga pelaku terlibat jaringan pengedar uang palsu. “Kita temukan di HP-nya banyak chat-chat pemesanan uang palsu. Yang bersangkutan telah kita arahkan ke Polsek Cimanggis untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya. 
 

Ilustrasi uang palsu.

Sahroni Desak Polisi Berantas Pabrik Uang Palsu: Sudah Pasti untuk Tujuan Mudhorot!

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni tidak ingin akibat ulah segelintir pihak mengedarkan uang palsu, kepercayaan terhadap Rupiah menjadi terganggu.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut