Suami Ingin Pembunuh Yulia Dihukum Mati

Pembunuh Yulia di Sukoharjo.
Sumber :
  • Fajar Sodiq/VIVA.

VIVA – Keluarga Yulia yang jasadnya ditemukan dalam sebuah mobil terbakar meminta agar sang pembunuh dihukum mati. Pembunuhan terhadap istri seorang dokter saraf di Wonogiri itu dilakukan di kandang ayam di Sukoharjo.

img_title Pembunuh Wanita Tewas dalam Karung di Boven Digoel Ditangkap, Pelakunya Pacar Korban

Suami Yulia, Achmad Yani, mengaku pihak keluarga sudah lega karena polisi telah berhasil mengungkap pelaku pembunuhan tersebut. Selain itu, keluarga juga berharap bahwa pelaku bisa dihukum seberat-beratnya karena sudah menghilangkan nyawa istrinya dengan sengaja dan sadis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Terdampak Pandemi Corona, Matahari Tutup 7 Gerai Besar

img_title Bergaji Rp9 Juta Sehari, Dwi Bagus yang Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun Punya Keahlian Langka

"Kalau saya pribadi, terus terang tidak terima. Saya meminta pelaku dihukum mati," kata Yani di Mapolres Sukoharjo Jumat, 23 Oktober 2020.

Dalam kesempatan itu, Yani yang berprofesi sebagai dokter saraf di Wonogiri, sangat mengapresiasi kinerja polisi yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan istrinya itu dengan cepat.

img_title Awal Mula Keluarga Curiga Dwi Bagus Jadi Pembunuh Dini

“Alhamdulillah pelaku sudah terungkap dan motifnya sudah dijelaskan oleh Bapak Kapolda Jawa Tengah," jelasnya.

Diketahui jasad seorang wanita yang dketahui bernama Yulia ditemukan dalam sebuah mobil yang terbakar di Desa Sugihan, Bendosari, Sukoharjo pada Selasa malam, 20 Oktober 2020. (ase)

Polisi menggiring tersangka pembunuhan ibu dan anak di Kota Madiun

Di Balik Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun, Ada Fakta Mengejutkan soal Istri Sah Dwi Bagus

Di tengah upaya Dwi Bagus Martono (40) menghilangkan jejak kejahatannya, tabir di balik pembunuhan sadis Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), perlahan terungkap.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut