Ditahan Polisi, Jimmy Menangis dan Jadi Mualaf

AKBP Nasriadi
Sumber :
  • tvOne

VIVA – Bos PT TMM FIN Bank Inernasional, pelaku pelecehan Seksual Jimmy Hendrawan (47) kepada dua sekretarisnya, dikabarkan menangis sepanjang malam di sel tahanan usai dirinya di tangkap atas kasus tindak senonoh.

img_title Ruben Onsu Tegaskan Gak Bakal Paksa Anak-anaknya Mualaf

Usai menangis, pelaku memutuskan untuk berpindah keyakinan setelah ditahan.
Bos sebuah perusahaan pembiayaan itu ditangkap setelah melakukan pelecehan terhadap dua orang Karyawatinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi mengatakan, tersangka yang ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Utara mengaku mendapat hidayah, sehingga berpindah keyakinan menadi muslim.

img_title Gegara Mualaf, Ruben Onsu Terancam Kehilangan Kesempatan Rebut Hak Asuh Anak

"Saat dilakukan penahanan dan berkumpul bersama para tahanan, pelaku mendengar adzan dan tergerak hatinya dan pelaku menangis, serta meminta salah seorang tahanan yang beragama Islam untuk dimualafkan untuk memeluk agama Islam," ujar Nasriadi dikonfirmasi, Kamis, 4 Maret 2021.

Jimmy pun akhirnya menjadi mualaf setelah bersyahadat di dalam sel tahanan polisi sembari di dampingi pihak pemuka agama dari kepolisian.

img_title Permintaan Tegas Ruben Onsu, Minta Masalah Hukum Tak Dikaitkan dengan Pilihan Mualaf: Plis Banget Jangan Dikait-kaitkan!

Diketahui, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Metro Jakarta Utara meringkus JH setelah dilaporkan dua karyawati yang mengaku korban pelecehan seksual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat melakukan pelecehan terhadap korban DF dan EFS, pelaku JH mengaku di bawah pengaruh minuman keras disebuah tempat ritual yang berada di kantornya.

Saat menjalankan aksinya, pelaku mengaku sebagai seorang peramal. Pelaku mengaku bisa meramal nasib kepada kedua korbannya.

Sarwendah

Sarwendah Bebaskan Anak-anaknya Pilih Agama Sendiri Ketika Dewasa

Sarwendah menegaskan sikapnya mengenai pilihan agama kedua putrinya di tengah isu perbedaan keyakinan yang mencuat dalam proses hukum terkait hak asuh anak.

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut