Sosok Terduga Teroris MT yang Ditembak Mati di Makassar

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endra Zulpan.
Sumber :
  • VIVA/Irfan

VIVA – Personel Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menembak mati seorang terduga teroris di Jalan Mannuruki, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Kamis, 15 April 2021. 

img_title Kopilot Flydubai Serang Pilot Tujuan Israel Pernah Dilarang Terbang karena Pandangan Ekstremis

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endra Zulpan, menyebut, terduka teroris yang ditembak mati itu bernisial MT. Dia diduga kuat terlibat jaringan Villa Mutiara serta terkait dengan kejadian peledakan bom bunuh diri di halaman depan Gereja Katedral Makassar belum lama ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zulpan mengatakan MT masuk dalam daftar pencarian orang Densus 88.

img_title 3 Terduga Teroris ditangkap di Sulteng, Ada yang Sudah 9 Tahun Tinggal Menyamar Jadi Petani

“Memang sudah dicari setelah data-data akurat diperoleh Densus, dan terkait dengan kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar,” ujarnya kepada VIVA, Kamis, 15 April 2021.

Zulpan juga menyebut MT merupakan mantan terpidana kasus terorisme yang pernah menjalani hukuman selama 3 tahun penjara, serta terakhir dipenjara di Rutan Kelas I Makassar, dan bebas pada 2016 silam.

img_title Arab Saudi Bantah Ada Bom Bunuh Diri di Masjidil Haram, Benarkan Pria Ditangkap

MT meregang nyawa setelah ditembus peluru aparat yang hendak menangkapnya. MT disebut hendak menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena dianggap mengancam nyawa petugas, tindakan tegas dan terukur pun dilakukan. Mayat MT telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Zulpan belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut usai penembakan mati tersebut, termasuk adanya terduga lain yang dibawa hidup-hidup oleh tim Densus dari TKP penembakan.

Ilustrasi Terorisme

Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Lewat Pertemuan Daring

Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme dalam operasi serentak di enam provinsi. Mereka terafiliasi jaringan Daulah Islamiyah dan kelompok teror lain.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut