Motif Hendi Bunuh Saiful hingga Ditemukan Tewas di Jembatan Gantung

Ilustrasi tahanan pelaku kejahatan
Ilustrasi tahanan pelaku kejahatan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Umarul Faruq

VIVA – Polisi mengungkap identitas pelaku pembunuhan Saiful Imri (56 tahun), yang meninggal dunia di atas jembatan gantung di Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan pada Jumat kemarin, 12 November 2021. Pelakunya ialah Hendi Sulisman (26 tahun), warga setempat.

Hendi diamankan Team Opsnal Sat Reskrim Polres Lahat, kurang dari 24 jam usai melakukan pembunuhan terhadap Saiful. Hendi dibekuk petugas usai menerima laporan dari adik korban, Tarmizi Hardiansyah (48 tahun), dengan LP/B-233/XI/2021/Sumsel/Res Lahat, tanggal 12 November 2021, perkara Pembunuhan Pasal 338 KUHPidana.

Dari pelapor Tarmizi, Team Opsnal Sat Reskrim Polres Lahat dan Reskrim Polsek Pulau Pinang, langsung bergerak cepat dengan melakukan Lidik dan diperkuat dari pengumpulan barang bukti di lapangan. Alhasil, belum 24 jam usai menerima laporan, polisi sudah mengamankan pelaku.

Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono, melalui Kasat Reskrim, AKP Kurniawi H Barmawi mengatakan, pelaku Hendi Sulisman merupakan otak dan pelaku tunggal pembunuhan terhadap Saiful Imri. Keduanya sama-sama warga Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang Lahat.

"Bisa mengarah kepada pelaku Hendi Sulisman, ini berdasarkan dari hasil lidik dan diperkuat dengan pengumpulan barang bukti di lapangan oleh Team Opsnal Sat Reskrim Polres Lahat dan Reskrim Polsek Pulau Pinang," jelasnya, Sabtu, 13 November 2021.

Dijelaskan Kurniawi, untuk kronologi kejadian sekira jam 06.00 WIB, di Jembatan Gantung Desa Jati, Dusun III Kecamatan Pulau Pinang Lahat, telah terjadi tindak pidana pembunuhan terhadap korban Saiful Imri yang merupakan kakak kandung dari pelapor.

"Pelapor mengetahui kejadian tersebut dari Kepala Dusun (Kadus), bahwasan kakaknya telah menjadi korban pembunuhan. Atas dasar itu Tarmizi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lahat," jelasnya.