Kendalikan Bisnis Narkoba dari Lapas, Napi Raup Miliaran Rupiah

Ilustrasi pembongkaran kasus narkoba jenis sabu.
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA - Direktorat Narkoba Polda Jawa Tengah membongkar peredaran narkoba jenis sabu yang sudah berjalan selama empat tahun yang dikendalikan oleh seorang berinisial JW dari dalam Lapas di Jawa Tengah. Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan dalam kasus tersebut polisi menangkap seorang wanita berinisial FSR, warga Sambirejo, Sragen.

img_title Tak Hanya Kapolri, Kebijakan Gubernur Sumut Bobby Larang ASN Pakai Vape Didukung Anggota DPR

Ilustrasi Lapas

Photo :
  • ANTARA FOTO/Novrian Arbi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang Bukti Uang Tunai Rp1 Miliar

img_title Kapolda Metro: Program Bedah Rumah di Kampung Ambon Upaya Hapus Masalah Narkoba Lewat Kesejahteraan

Dalam kasus tersebut pula polisi dapati sejumlah barang bukti uang tunai sebesar Rp1 miliar, 4 mobil, 3 motor, serta 1 rumah yang diduga sebagai hasil pencucian uang dari penjualan narkoba jenis sabu yang total senilai lebih dari Rp4 miliar yang dilakukan oleh seorang narapidana (napi) kasus narkoba berinisial JW.

"Jadi JW ini ditangkap oleh BNN pada tahun 2014 atas bukti kepemilikan sabu seberat 1 kilo dan telah menjalani hukuman dengan vonis 11 tahun. Namun sejak tahun 2017 sampai 2021 yang bersangkutan mengendalikan peredaran narkoba di Jawa Tengah dari dalam lapas," kata Luthfi, Rabu, 29 Desember 2021.

img_title Napi di Lapas Muaradua Tewas Dianiaya, 4 Orang Jadi Tersangka

Baca juga: ASN Pesta Narkoba, Pemkab Aceh Besar Serahkan ke Proses Hukum

Terungkap Setelah Polisi Menangkap TW

Sementara terungkapnya kasus ini berawal dari polisi menangkap seorang berinisial TW atas kepemilikan sabu seberat 18 gram di sebuah hotel di Kabupaten Karanganyar, pada 22 Maret 2021 lalu.

"Hasil pengembangan, kepemilikan barang tersebut diakui tersangka berasal atas perintah dari JW yang statusnya sebagai warga binaan (napi)," ujarnya.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan Kemenkumham dan Kanwil BCA Jateng guna mengusut dugaan TPPU yang dilakukan tersangka JW dari dalam Lapas.

Aliran Dana Mencurigakan

Dari situ, polisi temukan adanya aliran dana mencurigakan dalam rekening yang dikuasai oleh tersangka JW dan FRS yang merupakan pacar dari JW.

JW dari dalam lapas menugaskan orang lain menjalankan bisnis narkoba untuk dijual ke masyarakat.

Kemudian uang hasil penjualan sabu ditransfer ke rekening BCA atas nama DN yang diketahui sebagai istri tersangka JW yang sudah meninggal tahun 2013.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

JW gunakan rekening tersebut untuk menampung hasil penjualan sabu, rekening tersebut kemudian di pegang oleh FRS.

Penyelidikan polisi kemudian mengarah pada peran F yang menerima dan membelanjakan uang hasil tindak pidana narkotika dari JW.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut