Raba Payudara Atlet, Pelatih Taekwondo Dilaporkan ke Polisi

Ilustrasi pelecehan seksual.
Ilustrasi pelecehan seksual.
Sumber :
  • Unsplash

VIVA – Seorang pelatih Taekwondo di Kabupaten Malang MR (25) dilaporkan ke Polres Malang atas dugaan tindakan persetubuhan dan asusila kepada atletnya. Laporan itu dilakukan pada Rabu, 26 Januari 2022. 

Ada tiga orang yang mengaku menjadi korban tindakan asusila sang pelatih mereka adalah ES (18), RDS (20 ), dan RJ (20). Salah satu korban bahkan mengalami pelecehan seksual saat berusia di bawah umur. Dua korban melapor ke polisi yakni ES dan RJ. Sedangkan, RDS belum berani melapor ke polisi. 

"Persetubuhan itu dilakukan sejak 2016 dan tujuh kali dilakukan. Sementera, RDS persetubuhan beberapa kali dan berjanji akan dinikahi. Untuk RJ dilecehkan bagian tubuhnya, kejadiannya di tempat latihan dan laporannya beberapa kali," kata kuasa hukum korban, Dwi Indro Tito Cahyono. 

Wakil Ketua KONI Kabupaten Malang, Jamhuri mengungkapkan kasus yang menimpa pelatih dan atlet di luar tanggungjawab KONI. Sebab, tindakan ini masuk ranah pribadi. 

Dia bilang KONI sebagai organisasi yang menaungi berbagai cabang olahraga hanya berkoordinasi dengan cabor terkait. 

"Ini kasus pribadi. Tidak ada sangkut pautnya dengan KONI. Kita sudah koordinasi dengan ketua Pengcab Taekwondo Indonesia (TI) dan sudah diproses Agustus 2021 lalu," ujar Jamhuri. 

Taekwondo Indonesia Open 2012

Taekwondo Indonesia Open 2012

Photo :
  • VIVAnews/Fernando Randy