Tilap Uang Barbuk dari Bandar Narkoba, 4 Oknum Polisi Divonis Ringan

Kursi majelis hakim (foto ilustrasi)
Kursi majelis hakim (foto ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan hukuman kepada lima oknum polisi didakwa mencuri barang bukti uang sebesar Rp650 juta saat penggrebekan di rumah terduga bandar narkoba dengan vonis ringan. Salah seorang terdakwa divonis bebas dalam perkara ini.

Terdakwa divonis bebas adalah Toto Hartono. Sementara, 4 terdakwa lainnya, yakni Rikardo Siahaan dijatuhkan hukuman 8 bulan dan 22 hari penjara. Sebelumnya, dia dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan kurungan penjara selama 8 tahun.

Selanjutnya, terdakwa Matredy Naibaho dihukum 8 bulan dan 22 hari penjara. Sebelumnya, Matredy dituntut 10 tahun penjara. 

Sementara, Marjuki Ritonga dan Dudi Hefni masing-masing dihukum 8 bulan dan 21 hari. Baik Marjuki dan Dudi sebelumnya dituntut 3 tahun penjara.

Untuk Rikardo Siahaan, putusan tersebut dibacakan oleh majelis hakim diketuai Uli Marbun. Adapun, 4 terdakwa lainnya, vonis dibacakan majelis hakim yang diketuai Jarihat Simarmata.

Prosesi pencopotan seragam oknum polisi yang dipecat karena pelanggaran. (Foto ilustrasi)

Prosesi pencopotan seragam oknum polisi yang dipecat karena pelanggaran. (Foto ilustrasi)

Photo :
  • VIVA.co.id/Nur Faishal
 

Putusan kelima terdakwa dibacakan dalam sidang digelar secara virtual di Cakra IX PN Medan, Selasa 15 Maret 2022.