Pesan Sabu Lewat Ojol, Begini Modus Culas Napi di Kerobokan Bali

Ilustrasi tahanan pelaku kejahatan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Umarul Faruq

VIVA – Seorang narapidana atau warga binaan bernama Hadi Wikajaya (HS) alias Mang Adi di Lapas Klas II A Kerobokan Bali ketangkap basah menyelipkan narkoba ke dalam Lapas. Aksi HS tak biasa karena memesan lewat jasa ojek online atau ojol.

Permintaan Rehabilitasi dari Keluarga Usai Virgoun Tertangkap Nyabu

Informasi awal diterima Tim Pemberantas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali lewat petugas Lapas Klass II A Kerobokan yang mengamankan pelaku HS.

"Jadi, memang sekarang ini kita ada kerjasama dengan lapas dalam program Lapas Bersinar. Salah satunya di Lapas Klas II Kerobokan ada salah satu warga binaan yang memesan narkoba lewat jasa ojol (ojek online)," kata Ketua BNNP Bali, Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra, Rabu, 27 April 2022.

Hasil Tes Urine Virgoun Positif Sabu, Identitas Pemasok Narkoba Terungkap

Barang bukti sabu (ilustrasi)

Photo :
  • VIVAnews/Muhammad AR

Saat pelaku diamankan, ditemukan barang bukti 3 plastik klip berisi narkotiba jenis metamfetamina atau sabu dengan berat total 5,72 gram. Selain itu, 2 buah pakaian dan 1 lembar Formulir Penitipan Barang tertanggal 8 April 2022 turut disita.

Terungkap Alasan Virgoun Pakai Narkoba, Sempat Bertengkar Sama Ibunya Sebelum Ditangkap

Saat diiterogasi, pelaku mengaku narkotika jenis sabu tersebut didapat melalui pengiriman jasa ojol yang dipesan sendiri. Adapun driver ojol yang mengantarkan barang tersebut diketahui tak mengetahui isi dari barang titipan tersebut.

Modus culas pelaku sabu itu sengaja disamarkan bersama kemasan susu. Tapi, barang itu gagal melewati pemeriksaan petugas.

"Nah, ini berkat kejelian petugas yang berada di lapas sehingga bisa digagalkan dan diserahkan ke BNNP Bali untuk pengembangan kasus," lanjut Sugianyar.

Kejadian tersebut berlangsung di ruang besuk lapas pada 8 April 2022 sekitar pukul 15.00 WITA itu kemudian diselidiki lebih lanjut oleh BNNP Bali.

Atas tindakannya, HS kemudian dijatuhi Pasal 112 Ayat (2) UU. RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya