Eks Napi Teroris Culik 12 Anak Motif Ekonomi tapi Kadang Hasrat Seks

Polisi memperlihatkan seorang pria eks narapidana terorisme yang disangka menculik 12 anak dalam konferensi pers di kantor Polres Bogor, Jawa Barat, Jumat, 13 Mei 2022.
Sumber :
  • VIVA/Muhammad AR

VIVA – Kepala Polres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengungkap hasil penyelidikan sementara tentang motif Abi Rizal Afif, eks narapidana terorisme yang menculik 12 anak di Bogor dan Jakarta. Tersangka, katanya, mengaku hanya merampas handphone dengan motif ekonomi.

img_title Dwi Bagus Pembunuh Istri Siri dan Anak di Madiun Ternyata Belajar Tipu-tipu Polisi Lewat ChatGPT

"Sedang kami dalami dengan background yang bersangkutan pernah menjalani pidana terorisme, namun sampai dengan hari ini, baru berdasarkan pemeriksaan itu. Pertama, [motifnya] mencari untuk kepentingan ekonomi: HP (handphone) dijual," kata Iman di kantornya, Jumat, 13 Mei 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Iman mengatakan, polisi masih menyelidiki pengakuan Abi yang terlibat aksi terorisme di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dan pelatihan militer secara ilegal di pegunungan Poso, Sulawesi Tengah.

img_title Anak Takut ke Dokter Gigi? Begini Tips Mengenalkan Perawatannya Sejak Dini

Kapolres Bogor AKBP Imam Imanuddin

Photo :
  • Istimewa

Latar belakang Abi yang pernah terlibat kasus terorisme itu, menurut Iman, menarik perhatian penyidik Polres Bogor sehingga mereka mesti berkoordinasi dengan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri.

img_title Terungkap! Peran Ibu Kandung dan Ayah Tiri dalam Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama

Motif lain, katanya, pelaku mencabuli korban didasari ketertarikan terhadap fisik korban demi memenuhi hasrat seksualnya. Polisi berkordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk memberikan trauma healing dan mengetahui psikologi pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apabila [secara penampilan fisik] anaknya menarik, ya, dicabuli oleh bersangkutan. [para korban] laki-laki semua. Dari Satreskrim melakukan kerja sama dan kordinasi dengan P2TP2A untuk psikolog, baik itu psikolog anak dalam rangka trauma healing korban, kemudian pengecekan psikologi terhadap si tersangka," ujarnya.

Polisi menggiring tersangka pembunuhan ibu dan anak di Kota Madiun

Bukan Cuma Dibakar, Dwi Bagus Sempat Rencanakan Fermentasi Jasad Istri Siri dan Anak! Pelaku Belajar Lewat AI

Perselisihan soal kebutuhan hidup diduga menjadi pemicu Dwi Bagus Martono (40) tega menghabisi nyawa istri sirinya, Dini Hardiyanti (30), dan anaknya, AGF (4), di Madiun.

img_title
VIVA.co.id
5 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut