Polisi Hentikan Lagi Kasus Ayah Perkosa 3 Anak Kandung di Luwu

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Komang Suartana.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Komang Suartana.
Sumber :
  • Supriadi Maud/VIVA.

Selain menghentikan kasus itu, lanjut Komang, pihak penyidik juga akan melaksanakan rekomendasi ahli dalam rangka perlindungan dan pemulihan yang difasilitasi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Sebelumnya, kasus dugaan seorang ayah di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, memerkosa 3 anak kandungnya menjadi polemik di masyarakat pada Oktober 2021 lalu.

Kasus itu sebelumnya menjadi perhatian publik setelah diberitakan oleh salah satu media. Kasus ini viral sehingga Mabes Polri turun langsung menyelidiki. Bahkan, Mabes Polri meminta kembali membuka kasus yang sempat dihentikan itu dengan laporan model A.

Mulanya, penyelidikan kasus ini dihentikan polisi pada Desember 2019 karena tak cukup bukti. Selain bukti yang cukup, polisi juga mengungkap jika hasil visum di RS Bhayangkara Polda Sulsel tidak ditemukan kelainan terhadap anak-anak itu.

Kemudian, dari hasil asesmen Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Luwu Timur, tidak ada tanda-tanda trauma pada ketiga anak tersebut kepada ayahnya.

Pemberhentian penyelidikan ini disayangkan pihak pelapor. Di sisi lain, LBH Makassar, selaku pendamping R, mengungkapkan bahwa pelaku dugaan pemerkosaan yaitu ayah dari korban yang berinisial S yang merupakan ASN di Pemkab Luwu Timur. LBH membeberkan jika sang ayah telah membantah tudingan bahwa dia memerkosa buah hatinya sendiri.

Kendati begitu, kasus ini kemudian diselidiki lagi pada tahun 2021 karena viral diberitakan dan pada akhirnya kini dihentikan lagi.

Halaman Selanjutnya
img_title