Tahanan Rutan Viralkan Istrinya Saat Menganiaya Anak-anak Mereka

DPS (banyu oranye) diamankan petugas polisi
DPS (banyu oranye) diamankan petugas polisi
Sumber :
  • VIVA/B.S Putra

VIVA – Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan mengamankan seorang ibu berinsial DPS (28) karena melakukan penganiayaan terhadap dua anak kandungnya yang baru berusia 10 tahun dan 4 tahun. Peristiwa penganiayaan bocah tersebut sempat viral di media sosial.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Faisal Rahmat menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan di Unit Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Medan atas video viral penganiayaan yang diterima pihak kepolisian. 

"Atas laporan tersebut pada hari Senin tanggal 13 Juni 2022 sekira pukul 12.00 WIB, pihak Unit PPA menindaklanjuti berita viral di medsos," sebut Faisal pada Minggu 19 Juni 2022.

Untuk melakukan indentifikasi pelaku, Faisal mengatakan pihaknya melakukan koordinasi dengan lurah, kepling dan Bhabinkamtibmas. Pelaku lalu diamankan petugas kepolisian pada hari itu juga di rumahnya Kampung Kurnia, Kelurahan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. 

"Selanjutnya bersama-sama menjemput ke rumah pelaku, saksi-saksi dan korban untuk diperiksa," ucap Faisal.

Faisal mengatakan motif penganiayaan dua bocah tersebut dilakukan ibu kandungnya karena kesal terhadap suaminya berinisial A yang menuduh dirinya selingkuh saat suaminya sedang mendekam di Rutan Labuhan Deli atas kasus narkoba.

Pertengkaran terjadi antara pelaku dan suaminya melalui handphone. Kemudian karena merasa emosi, DPS membuat video memukuli anaknya dan mengirim videonya itu ke ponsel A di dalam rutan.