Remaja yang Buang Bayinya di Tempat Sampah Ngaku Diperkosa 2 Pria

Ilustrasi/Pemerkosaan.
Ilustrasi/Pemerkosaan.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Kasus remaja putri yang buang bayinya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah kini dalam penyelidikan kepolisian di Palu, Sulawesi Tengah. Polisi menyebut bahwa remaja yang baru lulus SMP itu mengaku telah diperkosa oleh dua orang pria.

Kasi Humas Polresta Palu Iptu Setiarjo mengatakan, bahwa kasus yang menimpa remaja putri inisial CL ini perlahan terungkap setelah dia mengaku jika telah diperkosa dua orang pria di Kota Palu. Kedua pria itu adalah R dan O yang masing-masing terlibat kasus narkoba dan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor.

"Pengakuannya ada dua orang yang telah menidurinya. Kedua orang itu dari catatan kepolisian ternyata orang yang juga terlibat di kasus lain," ungkap Setiarjo dalam keterangannya, Selasa 21 Juni 2022.

Setiarjo menjelaskan, bahwa awalnya siswi CL ini mengaku telah diperkosa oleh pria R yang tak lain adalah kekasihnya. Setelah diperkosa, pacarnya ini kemudian meminta rekannya yakni pria O untuk menjemput CL pada Oktober 2021 di kediamannya.

"Jadi yang bersangkutan ini (siswi CL) punya cowok inisial R, mereka habis melakukan hubungan badan di rumahnya. Kemudian cowoknya ini mengubungi temannya lagi inisial O. Dan pria O inilah yang kemudian menjemput CL di lokasi pemerkosaan pertama," ujar Iptu Setiarjo.

Setelah menjemput, lanjut Setiarjo, pria O ini dalam perjalanan membawa CL pulang, sempat bertanya kepada CL terkait hubungannya dengan R. CL kemudian mengaku jika dirinya telah melakukan hubungan badan dengan kekasihnya. Mendengar pengakuan itu, O lantas membawa CL ke penginapan di Kota Palu dan diduga O memperkosa CL di sana.

"Jadi setelah ditiduri oleh kedua pria ini. Siswi ini mengaku tak datang bulan lagi sejak Oktober lalu. Sehingga dari situ dia ini mengaku positif hamil, semakin besar-semakin besar," tutur Setiarjo.

Setelah pemerkosaan itu dilakukan, Setiarjo menyebut, bahwa beberapa bulan kemudian pria R dan O sama-sama terlibat kejahatan berbeda. R adalah buronan kasus narkoba, sedangkan O ialah tersangka kasus curanmor.

"Kedua pria ini memang orang berkasus. Pria R ini sementara dalam pengejaran juga kasus narkoba, dan O sekarang dia kasus curanmor, sekarang ada di tahanan Polresta Palu. Jadi sisa R yang masih kita buruh," terang Iptu Setiarjo.

Sebelumnya, Warga Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) dibuat heboh oleh seorang remaja putri yang baru lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP).  Pasalnya, remaja putri inisial CL itu tega membuang bayinya di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah usai  melahirkan di toilet.

Peristiwa itu bermula saat bayi dari CL ini awalnya ditemukan warga di TPA di Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulu, sekitar pukul 16.00 Wita, Minggu 20 Juni 2022. Warga yang menemukan mengaku melihat bayi itu tergeletak di TPA.

"Jadi warga yang pertama kali temukan ini kemudian menyampaikan peristiwa ini ke temannya. Darisitu mereka kemudian melapor ke polisi," beber Iptu Setiarjo.

Pihak kepolisian yang menerima laporan itu segera melakukan penyelidikan. Hasilnya, pemilik bayi itu ternyata seorang remaja inisial CL yang baru tamat dari SMP.

"Setelah dilakukan penyelidikan didapatkan bahwa CL ini dengan sengaja membuang bayinya di TPA itu," bebernya.

Setiarjo menyebutkan bahwa CL telah diamankan dan mengaku jika bayinya yang baru dilahirkan terus menangis, sehingga segera memasukkannya ke dalam ember dan membuangnya ke TPA di Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulujadi.

"Jadi sebelum dia buang. Pelaku ini mengisi bayi itu di dalam ember dan akhirnya di buang ke pembuangan sampah dekat huntap," tuturnya.

Selain itu, kata Setiarjo, CL juga mengaku sengaja menyembunyikan kehamilan itu dari keluarganya. Apalagi, CL saat hamil hanya tinggal bersama tantenya dan tidak begitu ketahuan karena ukuran perutnya tidak terlalu besar saat hamil. Sehingga saat akan melahirkan CL masuk ke dalam toilet rumah tantennya dan setelah melahirkan dia bergegas ke TPA untuk membuangnya.

"Jadi saat hamil dia tutupi itu. Apalagi pelaku ini tinggal bersama tantenya, karena ayah dan ibunya itu di luar kota. Tantenya juga selama ini sama sekali tidak curiga kalau dia itu hamil karena perutnya tidak besar dan pelaku ini juga baru lulus SMP," katanya.

Hingga kini, remaja CL kini sudah diamankan ke Polresta Palu guna menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. Sementara bayi yang dibuagnya kini telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Kota Palu untuk divisum.

"Sementara remaja putri ini kita amankan di Polresta Palu dan bayinya kita evakuasi ke RS," terang Iptu Setiarjo.

Baca juga: Remaja Baru Lulus SMP Buang Bayi di Tempat Sampah