Polisi: Pembegalan Sopir Truk di Bogor Ternyata Hanya Rekayasa

Sopir truk dibuang usai dibegal
Sopir truk dibuang usai dibegal
Sumber :
  • VIVA/Muhammad AR

VIVA Kriminal – Sopir truk berinisial MI (29) yang ditemukan dengan kondisi kaki dan tangan terikat di Desa Pabuaran, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, ternyata tidak betul-betul dirampok.

Kepala Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Handik Suzen mengatakan bahwa perampokan tersebut hanyalah rekayasa. Dia mengatakan dari hasil pemeriksaan, sopir truk MI (28) mengakui bahwa dirinya merekayasa perampokan tersebut bersama teman-temannya.

"Sudah kami lakukan penyelidikan dan olah TKP (Tempat kejadian perkara) serta keterangan saksi-saksi, bahwa perampokan itu tidak ada alias direkayasa," ujar Handik dalam keterangan tertulisnya, Rabu 6 Juli 2022.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Hengki Haryadi pun membenarkan perampokan ini hanyalah rekayasa belaka. Namun, dia belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus ini. Dia mengatakan akan memberikan keterangan lebih lanjut pada konferensi pers.

”Nanti kita sampaikan detailnya saat rilis," ucap Hengki menambahkan.

Sebelumnya, Polres Kota Tangerang melakukan penyelidikan terkait dengan penemuan seorang pria yang berprofesi sebagai sopir truk dengan kondisi kaki dan tangan terikat di Desa Pabuaran, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Pria dengan inisial MI berusia 29 tahun ini ditemukan tergeletak di pinggir jalan. Yang mana berdasarkan keterangan, ia telah dibegal dan dibuang ke kawasan itu.